Indonesian Stock Market Shows Resilience Amidst Global Volatility
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 12
Sources7 verified

Indonesian Stock Market Shows Resilience Amidst Global Volatility

AnalisaHub Editorial·January 12, 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

The Indonesian Composite Index (IHSG) showed mixed performance during early trading on January 12, 2026, with foreign investors recording a net buy of Rp 101.97 billion. Key stocks like BBRI, ANTM, and TLKM saw significant foreign investment, while BUMI, RAJA, and BBCA experienced net selling. The market remains sensitive to global economic conditions while showing resilience in certain sectors.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

IHSG Menunjukkan Pergerakan yang Dinamis di Tengah Ketidakpastian Global

Pergerakan IHSG dan Aktivitas Investor Asing

IHSG pada hari Senin (12/1/2026) menunjukkan pergerakan yang fluktuatif, sempat turun tajam 2,48% ke level 8.715 sebelum akhirnya mengakhiri perdagangan di level 8.884,72 dengan penurunan 0,58% atau 52,03 poin 1

. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 101,97 miliar di seluruh pasar, dengan rincian net buy Rp 205 miliar di pasar reguler dan net sell Rp 103,3 miliar di pasar tunai dan negosiasi 1.

Saham-saham yang banyak diborong asing antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 234,6 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 215,6 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 159,3 miliar. Sebaliknya, saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 437,9 miliar, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 286 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 279,7 miliar 1

.

Analisis Sektor dan Prospek

Dari sisi sektoral, enam sektor menjadi penekan IHSG ke zona merah, dengan sektor infrastruktur menjadi yang terburuk dengan penurunan 2,37%. Sektor teknologi turun 1,68%, energi 1,39%, keuangan 1,04%, barang konsumsi primer 0,58%, dan kesehatan 0,35% 1

.

Di sisi lain, lima sektor berhasil menguat, dipimpin oleh sektor barang konsumsi non-primer yang melonjak 2,22%. Sektor perindustrian naik 2,22%, transportasi dan logistik menguat 0,75%, barang baku menanjak 0,74%, dan properti serta real estat menguat 0,49% 1

.

Prospek dan Rekomendasi

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan jika mampu bertahan di level support 8.900-8.920, dengan resistance di rentang 8.950-9.000 4

. Beberapa saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah ADMR (+10,86%), MDKA (+7,04%), dan ANTM (+5,51%) 1.

Sumber

  1. [Kontan - IHSG Sempat Ambles Lebih dari 2%](
  2. [Kontan - Asing Net Buy Saat IHSG Terkoreksi](
  3. [Detik Finance - IHSG Naik Tipis](
  4. [Kontan - Rekomendasi Saham Pilihan BNI Sekuritas](
  5. [Kontan - IHSG Menguat ke 8.947,9 di Akhir Sesi Pertama](
  6. [Detik Finance - IHSG Menguat Pagi Ini](
  7. [Kontan - IHSG Menguat ke 8.984,9 di Pagi Ini](
Original Sources

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
16 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Pasar Saham IndonesiaIHSGInvestasi Asing

Key Events

1

Pergerakan IHSG

2

Aktivitas Investor Asing

3

Kinerja Saham LQ45

Timeline from 7 verified sources