Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia melaporkan bahwa 1.136 ton material terkontaminasi Cesium-137 masih tersimpan di fasilitas interim PT PMT di Kawasan Industri Cikande, Banten. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa 12 dari 13 lokasi terkontaminasi telah didekontaminasi sementara satu lokasi masih menantang karena diduga terdapat material radioaktif di bawah pondasi bangunan.
Pemerintah Indonesia mengungkapkan bahwa 1.136 ton material terkontaminasi Cesium-137 masih disimpan di fasilitas penyimpanan interim di PT PMT dalam Kawasan Industri Cikande, Banten 1
Kementerian telah membuat kemajuan signifikan dalam mendekontaminasi area yang terkena dampak, setelah berhasil membersihkan 12 dari 13 lokasi terkontaminasi. Namun, lokasi yang tersisa menimbulkan tantangan signifikan karena material radioaktif diyakini berada di bawah pondasi bangunan, sehingga mempersulit proses dekontaminasi.
Material terkontaminasi saat ini disimpan di fasilitas penyimpanan interim khusus di PT PMT. Keputusan untuk menyimpan material di lokasi ini didasarkan pada pemahaman bahwa kontaminasi radioaktif berasal dari aktivitas yang terkait dengan perusahaan tersebut.
Kehadiran sejumlah besar material radioaktif menimbulkan potensi risiko lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Upaya pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini sangat penting untuk mencegah dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat.
Kementerian berencana untuk terus mengerjakan lokasi terkontaminasi yang tersisa, mengembangkan strategi yang tepat untuk mengatasi kompleksitas yang terlibat dalam menghilangkan material dari bawah pondasi bangunan. Situasi ini menyoroti perlunya perencanaan yang cermat dan teknik khusus dalam menangani kontaminasi radioaktif.
Radioactive Material Storage Update
Decontamination Progress Report