21 Local Governments Sign Land Use Agreement for BTS 4G Infrastructure Development
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

21 Pemda Teken Perjanjian Pinjam Pakai Lahan untuk Pembangunan BTS 4G

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui BAKTI memfasilitasi penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Lahan (PPL) dengan 21 pemerintah daerah dari wilayah prioritas, termasuk kawasan Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). Inisiatif ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur BTS 4G di daerah terpencil, mendukung pemerataan akses digital dan konektivitas. Perjanjian ini merupakan bagian dari strategi BAKTI untuk menghilangkan blank spot dalam jaringan telekomunikasi Indonesia.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

BAKTI Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital Melalui Perjanjian Pinjam Pakai Lahan

Kolaborasi Strategis dengan Pemerintah Daerah

BAKTI, di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), telah memfasilitasi penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Lahan (PPL) secara serentak dengan 21 pemerintah daerah dari wilayah prioritas. Acara penting ini, yang digelar di Makassar, menandai langkah signifikan dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Daerah yang berpartisipasi antara lain Halmahera Timur, Lamandau, Mamberamo Tengah, Berau, Sorong Selatan, Maybrat, Biak Numfor, Buru Selatan, Banggai Kepulauan, Manggarai Timur, Raja Ampat, Supiori, Bima, Ende, Mahakam Ulu, Keerom, Teluk Bintuni, Kapuas Hulu, Fakfak, Maluku Tengah, dan Dompu.

Meningkatkan Konektivitas Digital di Wilayah Kurang Terlayani

Tujuan utama inisiatif ini adalah mempercepat pembangunan infrastruktur BTS 4G di kawasan Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). Dengan mengamankan perjanjian ini, BAKTI berupaya memastikan implementasi proyek infrastruktur telekomunikasi berjalan sukses, sehingga meningkatkan konektivitas digital dan mendorong kesetaraan akses layanan digital di Indonesia.

Sorotan Utama Perjanjian

  1. Penyederhanaan Administratif: Penandatanganan PPL merupakan langkah administratif krusial yang memungkinkan BAKTI melanjutkan pembangunan menara BTS 4G di wilayah yang ditentukan.
  2. Kolaborasi dengan Pemda: Inisiatif ini menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai tujuan cakupan digital komprehensif.
  3. Pembangunan Infrastruktur yang Ditargetkan: BAKTI menargetkan penyelesaian perjanjian dan perizinan untuk 7.300 lokasi, terdiri dari 4.770 lahan milik pemda dan 2.530 kawasan hutan.

Kutipan dari Pemangku Kepentingan

  • "Pemerataan akses digital membutuhkan dukungan administratif yang rapi dari daerah. Karena itu, penyelarasan teknis menjadi penting agar implementasi BTS 4G dapat berjalan cepat dan tepat," ujar Yulis Widyo Marfiah, Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat.
  • "Kami sangat berterima kasih kepada bapak-ibu yang selama ini membantu menyelesaikan target-target pembangunan, tentu dengan dinamika yang tidak mudah," kata Fadhilah Mathar, Direktur Utama BAKTI.

Outlook Masa Depan

Penandatanganan perjanjian ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah prioritas Indonesia. BAKTI tetap berkomitmen untuk memastikan implementasi infrastruktur BTS 4G dilakukan secara efisien, sesuai prinsip Good Governance. Inisiatif ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk memanfaatkan konektivitas digital secara optimal.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
16 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Digital Infrastructure DevelopmentTelecommunications PolicyRegional Connectivity

Key Events

1

Land Use Agreement Signing for BTS 4G

2

Digital Infrastructure Development Initiative

Timeline from 1 verified sources