Key insights and market outlook
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperbarui Daftar Efek Syariah (DES) yang berlaku efektif 1 Desember 2025. Pembaruan ini mencakup 36 saham baru dan mengeluarkan 16 saham lama. Penambahan saham yang menonjol antara lain PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dan PT Intiland Development Tbk (DILD). Analis melihat beberapa saham baru memiliki prospek investasi cerah karena posisi pasar mereka yang kuat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis pembaruan terbaru Daftar Efek Syariah (DES) yang efektif mulai 1 Desember 2025. Pembaruan periodik ini membawa perubahan signifikan pada komposisi saham syariah yang tersedia bagi investor.
Pembaruan DES terbaru mencakup 36 saham baru yang ditambahkan ke daftar tersebut, sekaligus mengeluarkan 16 saham yang sudah ada. Perusahaan yang menonjol yang masuk dalam daftar syariah antara lain:
Analis optimis terhadap beberapa tambahan baru, mencatat bahwa perusahaan-perusahaan ini memiliki prospek investasi yang kuat. Dimasukkannya saham-saham ini dalam daftar DES membuka peluang bagi basis investor yang lebih luas, terutama mereka yang fokus pada investasi syariah. Pembaruan ini mencerminkan upaya berkelanjutan OJK untuk menjaga daftar efek syariah tetap relevan dengan perkembangan pasar modal Indonesia.
DES List Update December 2025
Sharia-Compliant Stocks Addition
Financial Services Authority Regulation