Key insights and market outlook
Survei PwC Family Business Survey 2025 terbaru mengungkapkan bahwa 63% bisnis keluarga di Indonesia berjuang menghadapi volatilitas ekonomi, menyoroti lingkungan yang menantang bagi perusahaan keluarga. Survei yang melibatkan 1.325 bisnis keluarga di 62 negara ini menemukan bahwa 90% bisnis keluarga global menghadapi persaingan pasar yang ketat. Responden Indonesia menyebut volatilitas ekonomi sebagai masalah utama mereka, sedikit lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 58%.
Survei PwC Family Business Survey 2025 terbaru mengungkapkan tantangan signifikan yang dihadapi bisnis keluarga di Indonesia. Survei komprehensif ini, yang melibatkan 1.325 bisnis keluarga di 62 negara, memberikan wawasan berharga tentang keadaan bisnis keluarga saat ini, baik secara global maupun di Indonesia.
Survei ini menyoroti bahwa 63% responden bisnis keluarga Indonesia mengidentifikasi volatilitas ekonomi sebagai masalah paling mendesak. Angka ini sedikit lebih tinggi dari rata-rata global sebesar 58% yang memiliki kekhawatiran serupa. Temuan ini menggarisbawahi kerentanan bisnis keluarga terhadap fluktuasi ekonomi di pasar negara berkembang seperti Indonesia.
Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa hampir 90% bisnis keluarga di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, beroperasi dalam lingkungan yang ditandai oleh persaingan pasar yang semakin ketat. Tekanan kompetitif ini memaksa bisnis keluarga untuk beradaptasi dan berinovasi guna mempertahankan posisi pasar mereka.
Marcel Irawan, PwC Indonesia Private Leader, menyatakan bahwa 'era pertumbuhan pendapatan dua digit telah berlalu' bagi bisnis keluarga Indonesia, sejalan dengan tren global. Observasi ini menunjukkan bahwa bisnis keluarga kini harus fokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan daripada mengandalkan ekspansi cepat.
Hasil survei ini memiliki implikasi signifikan bagi bisnis keluarga yang beroperasi di Indonesia. Dengan volatilitas ekonomi menjadi perhatian utama mereka, bisnis-bisnis ini harus mengembangkan strategi untuk mengurangi risiko keuangan sambil mempertahankan daya saing di lingkungan pasar yang menantang.
Dengan mengadopsi strategi ini, bisnis keluarga Indonesia dapat lebih siap menghadapi tantangan ekonomi saat ini dan memanfaatkan peluang di masa depan.
PwC Family Business Survey 2025 Release
Economic Volatility Concerns Rise