Key insights and market outlook
PT KCIC, operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), mencatat 6.500 barang tertinggal oleh penumpang. Barang yang paling umum tertinggal meliputi tumbler, tas belanja, dompet, dan handphone. Rata-rata, 650 barang tertinggal setiap bulan. KCIC mengaitkan hal ini dengan penumpang yang terburu-buru saat turun atau berpindah di stasiun.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator layanan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikenal sebagai Whoosh, telah mencatat 6.500 barang tertinggal oleh penumpang di berbagai stasiun dan layanan kereta. Menurut General Manager Corporate Secretary Eva Chairunisa, barang yang paling sering tertinggal meliputi tumbler atau botol minum, tas belanja, makanan, topi, dompet, handphone, laptop, koper, dan dokumen perjalanan.
Analisis data menunjukkan bahwa terdapat rata-rata 650 barang hilang per bulan. KCIC mengaitkan tingginya jumlah barang hilang dengan penumpang yang terburu-buru saat turun dari kereta atau berpindah di area stasiun. Perusahaan menekankan pentingnya penumpang memeriksa kursi, rak bagasi, dan kantong penyimpanan sebelum meninggalkan tempat duduk.
KCIC terus mengingatkan penumpang untuk lebih waspada terhadap barang bawaan mereka, terutama pada saat-saat menjelang turun dari kereta. Perusahaan berupaya untuk meminimalkan kejadian barang hilang melalui peningkatan kesadaran penumpang dan potensi solusi penyimpanan di dalam kereta yang lebih baik.
Laporan Barang Tertinggal di Kereta Cepat
Statistik Kehilangan Barang di Whoosh