Key insights and market outlook
PT KCIC, operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, mencatat 6.800 barang tertinggal oleh penumpang tahun ini, dengan sekitar 3.400 barang dikembalikan ke pemiliknya. Barang-barang yang tertinggal termasuk botol air, tas, dan barang pribadi lainnya. KCIC telah mengimplementasikan sistem 'Lost and Found' untuk membantu menyatukan kembali penumpang dengan barang yang hilang.
PT KCIC, operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, melaporkan jumlah barang tertinggal yang signifikan oleh penumpang. Hingga Desember 2025, total barang hilang tercatat 6.800, dengan sekitar 3.400 barang berhasil dikembalikan ke pemiliknya. Tingginya jumlah barang yang terlupakan ini disebabkan oleh meningkatnya arus penumpang selama musim liburan.
Barang yang ditemukan termasuk berbagai barang pribadi seperti botol air, tas, dan barang sehari-hari lainnya yang sering tertinggal oleh penumpang dalam kerumunan perjalanan. Tingginya jumlah barang hilang ini menunjukkan perlunya sistem lost and found yang efektif selama periode perjalanan puncak.
Sebagai respons terhadap tantangan ini, KCIC telah membentuk layanan 'Lost and Found' khusus. Penumpang yang kehilangan barang dapat menghubungi petugas stasiun untuk melaporkan dan berpotensi mendapatkan kembali barang mereka. Meskipun tanggung jawab atas barang pribadi tetap pada penumpang, sistem 'Lost and Found' menjadi sumber daya yang membantu bagi mereka yang kehilangan barang.
Pengalaman selama periode Tahun Baru 2025/2026 memberikan wawasan berharga bagi KCIC. Perusahaan ini kemungkinan akan meningkatkan prosedur lost and found lebih lanjut untuk mengelola tingginya volume barang hilang dengan lebih efektif di masa depan.
Layanan Lost and Found di Kereta Whoosh
Pengelolaan Barang Tertinggal