Key insights and market outlook
Sebuah survei terbaru oleh Sun Life Asia mengungkapkan bahwa 73% bisnis keluarga di Asia belum menyiapkan rencana suksesi. Hanya 27% responden yang memiliki rencana komprehensif, meskipun 94% berniat untuk mengimplementasikan perencanaan warisan. Bisnis keluarga mencakup 85% perusahaan di wilayah Asia Pasifik dan mewakili 18% dari 500 bisnis keluarga terbesar di dunia.
Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh Sun Life Asia mengungkapkan bahwa sebagian besar bisnis keluarga di Asia belum siap untuk suksesi. Survei menemukan bahwa 73% bisnis keluarga tidak memiliki rencana suksesi formal, dengan hanya 27% yang memiliki pengaturan komprehensif. Kesenjangan ini terjadi meskipun 94% pemilik bisnis keluarga menyatakan niat mereka untuk mengimplementasikan perencanaan warisan komprehensif.
Bisnis keluarga merupakan tulang punggung ekonomi Asia, yang terdiri dari 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik. Bisnis-bisnis ini, bersama dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang merupakan 97% bisnis di kawasan, memainkan peran penting dalam lanskap ekonomi. Asia adalah rumah bagi sejumlah besar bisnis keluarga berskala besar, yang mewakili 18% dari 500 bisnis keluarga terbesar di dunia.
Kurangnya perencanaan suksesi yang tepat menimbulkan risiko signifikan terhadap keberlanjutan bisnis keluarga. Dengan adanya transfer kekayaan antargenerasi yang substansial saat ini di Asia, kebutuhan bagi pemilik bisnis untuk mempersiapkan masa depan tidak pernah lebih kritis. Perencanaan suksesi yang efektif sangat penting tidak hanya untuk melestarikan kekayaan keluarga tetapi juga untuk menjaga kelangsungan bisnis dan memastikan kesuksesan jangka panjang perusahaan-perusahaan ini.
Survei ini menyoroti kebutuhan mendesak bagi pemilik bisnis keluarga untuk memprioritaskan perencanaan suksesi guna menjaga warisan mereka dan memastikan kelangsungan bisnis di berbagai generasi.
Family Business Succession Planning Survey
Wealth Transfer in Asia
Business Continuity Challenges