Key insights and market outlook
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menegaskan kembali komitmennya terhadap inklusi finansial selama Bulan Fintech Nasional (BFN) Festival 2025. Perusahaan ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan analisis kredit, memperluas akses, dan memperkuat keberlanjutan ekosistem keuangan digital. Inisiatif AdaKami selaras dengan target nasional inklusi finansial Indonesia sebesar 98% pada tahun 2045, didukung data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 terbaru yang menunjukkan inklusi saat ini mencapai 80,51%.
PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan inklusi finansial melalui inovasi teknologi selama Bulan Fintech Nasional (BFN) Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Inisiatif perusahaan ini sangat signifikan mengingat kondisi inklusi finansial di Indonesia saat ini. Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional meningkat menjadi 66,46%, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%.
Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega, menekankan pentingnya akses terhadap kredit dalam mendorong pertumbuhan inklusif di tengah transformasi digital dan pembangunan ekonomi. Perusahaan ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis data dalam jumlah besar, memungkinkan penilaian kelayakan kredit yang lebih akurat dan memperluas akses ke layanan keuangan bagi masyarakat yang kurang terlayani. Pendekatan ini telah memberikan manfaat nyata, termasuk analisis berbasis data yang lebih mendalam dan model penilaian kredit alternatif bagi individu yang tidak memiliki riwayat kredit formal.
Integrasi AI tidak hanya meningkatkan penilaian kredit tetapi juga memperkuat keamanan ekosistem fintech melalui deteksi penipuan yang lebih baik, perlindungan data, dan peningkatan pengalaman pengguna. Kemajuan teknologi ini mendukung pembentukan ekosistem pinjaman digital yang lebih berkelanjutan, dengan akses yang lebih luas dan risiko yang terkendali. Upaya AdaKami dilengkapi dengan partisipasinya dalam berbagai kegiatan edukasi sepanjang tahun, seperti Fintech Lending Days di Sorong dan FinExpo di Surabaya, yang menyasar kelompok strategis seperti UMKM, mahasiswa, dan perempuan.
AdaKami juga menekankan pentingnya infrastruktur data yang kuat, khususnya melalui pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). SLIK menyediakan riwayat kredit yang terverifikasi, memungkinkan penilaian risiko yang lebih akurat dan proses operasional yang lebih efisien. Perusahaan ini menganjurkan kolaborasi berkelanjutan di seluruh sektor untuk mendorong ekosistem keuangan digital di Indonesia yang lebih sehat, aman, dan produktif.
Ketika Indonesia berupaya mencapai tingkat inklusi finansial sebesar 98% pada tahun 2045, komitmen AdaKami untuk memanfaatkan teknologi demi inklusi finansial memposisikannya sebagai pemain kunci dalam lanskap keuangan digital negara tersebut. Fokus perusahaan pada analisis kredit berbasis AI, inisiatif pendidikan, dan upaya kolaboratif menggarisbawahi dedikasinya untuk memastikan akses yang setara ke layanan keuangan bagi semua lapisan masyarakat.
National Fintech Month Festival 2025
Financial Inclusion Initiatives
AI in Credit Analysis