Adira Finance Achieves Rp10.7 Trillion in New Motorcycle Financing Amid Stagnant Automotive Market
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources2 verified

Adira Finance Capai Rp10,7 Triliun Pembiayaan Motor Baru di Tengah Stagnasi Pasar Otomotif

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Adira Finance (ADMF) mencatat pembiayaan motor baru sebesar Rp10,7 triliun hingga Oktober 2025, mencapai pertumbuhan 23% month-to-month meskipun pasar otomotif stagnan. Rasio non-performing financing (NPF) perusahaan tetap stabil di 2,0%, menunjukkan perbaikan sejak Juni 2025. Adira Finance memperluas ekspansi ke luar Jawa, terutama di wilayah dengan penetrasi pembiayaan rendah, setelah merger dengan Mandala Finance.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Adira Finance Tumbuh Signifikan di Pembiayaan Motor Meski Pasar Otomotif Stagnan

Kinerja Kuat di Pembiayaan Motor

Adira Finance (ADMF) menunjukkan ketahanan luar biasa di segmen pembiayaan motor, mencapai Rp10,7 triliun pembiayaan motor baru hingga Oktober 2025. Pencapaian ini mewakili pertumbuhan 23% month-to-month yang signifikan, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi pasar otomotif yang stagnan. Pertumbuhan kuat ini terutama didorong oleh permintaan terus-menerus untuk motor scootermatic, yang mencakup 90% portofolio pembiayaan motor perusahaan.

Ekspansi Strategis di Luar Jawa

Setelah merger dengan Mandala Finance, Adira Finance secara strategis memperluas kehadirannya di luar Jawa, terutama menargetkan wilayah dengan penetrasi pembiayaan rendah namun potensi pertumbuhan tinggi. Chief Financial Officer Sylvanus Gani menekankan bahwa ekspansi ini diharapkan mendorong pertumbuhan masa depan, memanfaatkan jaringan dan pengalaman gabungan kedua perusahaan. Pembiayaan alat berat perusahaan juga menunjukkan sedikit pertumbuhan, dengan portofolio mencapai Rp562 miliar hingga September 2025, terutama terkonsentrasi di Kalimantan.

Manajemen Risiko dan Kualitas Portofolio

Adira Finance mempertahankan rasio non-performing financing (NPF) yang stabil sebesar 2,0% per Oktober 2025, menunjukkan perbaikan terus-menerus sejak Juni 2025. Perusahaan mengaitkan stabilitas ini dengan pendekatan pembiayaan yang tersegmentasi dan proses penagihan yang efektif. Untuk segmen motor secara khusus, tren NPF juga menunjukkan perbaikan, mencerminkan praktik underwriting yang disiplin.

Konteks Pasar dan Outlook Masa Depan

Penjualan motor nasional mencapai 590.362 unit di Oktober 2025, menandai penjualan bulanan tertinggi tahun ini. Performa penjualan ini mewakili peningkatan 4,09% dari September 2025 dan pertumbuhan 10,51% year-on-year untuk sepuluh bulan pertama 2025. Adira Finance berencana mempertahankan momentum positifnya melalui tiga strategi utama: mengoptimalkan potensi penjualan melalui jaringan distribusi yang luas, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan menjaga proses underwriting yang disiplin.

Wawasan Industri

Pertumbuhan signifikan piutang pembiayaan di Papua Selatan, mencapai pertumbuhan 126,49% year-on-year menjadi Rp696,54 miliar, terutama didorong oleh pembiayaan alat berat yang terkait dengan proyek strategis nasional. Para ahli industri menyarankan bahwa pola pertumbuhan regional seperti ini kemungkinan akan terus berlanjut berdasarkan aktivitas ekonomi lokal dan kebutuhan investasi.

Sumber

  1. [Bisnis.com - Adira Finance Capai Rp10,7 Triliun Pembiayaan Motor](
  2. [Bisnis.com - Adira Finance Ekspansi ke Luar Jawa Pascamerger](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
16 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Motorcycle Financing GrowthFinancial Services ExpansionAutomotive Market Trends

Key Events

1

Motorcycle Financing Growth

2

Strategic Expansion Post-Merger

3

NPF Ratio Improvement

Timeline from 2 verified sources