Key insights and market outlook
Adira Finance (ADMF) mencatat pembiayaan motor baru sebesar Rp10,7 triliun hingga Oktober 2025, mencapai pertumbuhan 23% month-to-month meskipun pasar otomotif stagnan. Rasio non-performing financing (NPF) perusahaan tetap stabil di 2,0%, menunjukkan perbaikan sejak Juni 2025. Adira Finance memperluas ekspansi ke luar Jawa, terutama di wilayah dengan penetrasi pembiayaan rendah, setelah merger dengan Mandala Finance.
Adira Finance (ADMF) menunjukkan ketahanan luar biasa di segmen pembiayaan motor, mencapai Rp10,7 triliun pembiayaan motor baru hingga Oktober 2025. Pencapaian ini mewakili pertumbuhan 23% month-to-month yang signifikan, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi pasar otomotif yang stagnan. Pertumbuhan kuat ini terutama didorong oleh permintaan terus-menerus untuk motor scootermatic, yang mencakup 90% portofolio pembiayaan motor perusahaan.
Setelah merger dengan Mandala Finance, Adira Finance secara strategis memperluas kehadirannya di luar Jawa, terutama menargetkan wilayah dengan penetrasi pembiayaan rendah namun potensi pertumbuhan tinggi. Chief Financial Officer Sylvanus Gani menekankan bahwa ekspansi ini diharapkan mendorong pertumbuhan masa depan, memanfaatkan jaringan dan pengalaman gabungan kedua perusahaan. Pembiayaan alat berat perusahaan juga menunjukkan sedikit pertumbuhan, dengan portofolio mencapai Rp562 miliar hingga September 2025, terutama terkonsentrasi di Kalimantan.
Adira Finance mempertahankan rasio non-performing financing (NPF) yang stabil sebesar 2,0% per Oktober 2025, menunjukkan perbaikan terus-menerus sejak Juni 2025. Perusahaan mengaitkan stabilitas ini dengan pendekatan pembiayaan yang tersegmentasi dan proses penagihan yang efektif. Untuk segmen motor secara khusus, tren NPF juga menunjukkan perbaikan, mencerminkan praktik underwriting yang disiplin.
Penjualan motor nasional mencapai 590.362 unit di Oktober 2025, menandai penjualan bulanan tertinggi tahun ini. Performa penjualan ini mewakili peningkatan 4,09% dari September 2025 dan pertumbuhan 10,51% year-on-year untuk sepuluh bulan pertama 2025. Adira Finance berencana mempertahankan momentum positifnya melalui tiga strategi utama: mengoptimalkan potensi penjualan melalui jaringan distribusi yang luas, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan menjaga proses underwriting yang disiplin.
Pertumbuhan signifikan piutang pembiayaan di Papua Selatan, mencapai pertumbuhan 126,49% year-on-year menjadi Rp696,54 miliar, terutama didorong oleh pembiayaan alat berat yang terkait dengan proyek strategis nasional. Para ahli industri menyarankan bahwa pola pertumbuhan regional seperti ini kemungkinan akan terus berlanjut berdasarkan aktivitas ekonomi lokal dan kebutuhan investasi.
Motorcycle Financing Growth
Strategic Expansion Post-Merger
NPF Ratio Improvement