Key insights and market outlook
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melaporkan pendapatan sebesar Rp 2,64 triliun hingga kuartal III-2025, turun 4,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun demikian, perseroan mencatat peningkatan pengakuan penjualan sebesar 1,2% menjadi Rp 1,65 triliun. Pendapatan berulang perseroan, terutama dari hotel dan mal, mencapai Rp 988,8 miliar, turun 13,3% tahun ke tahun. Namun, APLN berhasil menurunkan beban bunga sebesar 38% menjadi Rp 311,37 miliar. Perseroan mencatat laba komprehensif sebesar Rp 28,21 miliar untuk periode tersebut.
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melaporkan total pendapatan sebesar Rp 2,64 triliun hingga kuartal III-2025, turun 4,7% dibandingkan Rp 2,77 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun terjadi penurunan pendapatan secara keseluruhan, perseroan mencatat sedikit peningkatan pada pengakuan penjualan, yaitu sebesar 1,2% menjadi Rp 1,65 triliun dari Rp 1,63 triliun di kuartal III-2024.
Pendapatan berulang perseroan, yang terutama dihasilkan dari operasi hotel dan mal, mencapai Rp 988,8 miliar. Ini mewakili penurunan sebesar 13,3% dibandingkan Rp 1,14 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh penjualan hotel Pullman Ciawi Vimala Hills pada akhir 2024, yang mempengaruhi pendapatan perseroan dari operasi hotel.
Meski menghadapi tantangan, APLN berhasil mencapai pengurangan signifikan pada beban bunga. Beban bunga perseroan menurun hampir 38% menjadi Rp 311,37 miliar di kuartal III-2025. Pengurangan biaya keuangan ini memberikan kontribusi positif pada kinerja keuangan perseroan secara keseluruhan.
Untuk periode sembilan bulan hingga kuartal III-2025, Agung Podomoro Land mencatat laba komprehensif sebesar Rp 28,21 miliar. Hasil keuangan ini menunjukkan kemampuan perseroan untuk menghadapi kondisi pasar yang menantang sambil tetap mempertahankan profitabilitas.
Q3 2025 Earnings Report
Revenue Decline
Interest Expense Reduction