Key insights and market outlook
Akulaku Finance menilai perlambatan pertumbuhan Buy Now Pay Later (BNPL) baru-baru ini sebagai hal yang wajar dan memprediksi akan membaik. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan BNPL oleh perusahaan pembiayaan melambat menjadi 69,71% pada Oktober 2025, turun dari 88,65% sebelumnya. CFO Akulaku Finance, Aan Setiawandi, menyatakan bahwa pertumbuhan digital lending tetap menarik dengan pertumbuhan dua digit yang signifikan.
PT Akulaku Finance Indonesia menilai bahwa perlambatan pertumbuhan Buy Now Pay Later (BNPL) melalui perusahaan pembiayaan baru-baru ini adalah hal yang wajar. Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan BNPL melambat menjadi 69,71% pada Oktober 2025, turun dari 88,65% pada bulan sebelumnya.
CFO Akulaku Finance, Aan Setiawandi, menekankan bahwa meskipun terjadi perlambatan, pertumbuhan digital lending tetap sangat menarik dengan pertumbuhan dua digit yang signifikan. Perusahaan tetap optimis tentang prospek masa depan digital lending di Indonesia.
Segmen BNPL telah menjadi driver pertumbuhan signifikan di sektor jasa keuangan digital Indonesia. Meskipun perlambatan baru-baru ini mungkin menimbulkan kekhawatiran, para ahli industri percaya bahwa pasar masih dalam fase pertumbuhan. Outlook positif dari Akulaku Finance menunjukkan bahwa perlambatan saat ini dipandang sebagai koreksi alami rather than tren jangka panjang.
BNPL Growth Slowdown
Digital Lending Outlook