Key insights and market outlook
Allianz Life Indonesia akan terus menawarkan campuran produk yang seimbang di 2026, menampilkan asuransi jiwa tradisional dan produk asuransi unit-linked. Perusahaan ini bertujuan untuk mempertahankan pertumbuhan premi, kualitas portofolio, dan layanan nasabah melalui inovasi produk dan pemanfaatan teknologi. Hingga November 2025, produk unit-linked menyumbang 75% dari total premi, sementara produk tradisional tumbuh 37% year-on-year menjadi Rp4,2 triliun.
PT Asuransi Allianz Life Indonesia telah mengumumkan komitmennya untuk mempertahankan strategi produk yang seimbang di 2026, menawarkan produk asuransi jiwa tradisional dan produk asuransi unit-linked. Chief Investment Officer Ni Made Daryanti menekankan bahwa industri asuransi jiwa memiliki prospek positif karena meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perlindungan di tengah dinamika ekonomi dan pasar keuangan.
Allianz Indonesia berencana mencapai tujuannya melalui beberapa strategi utama:
Hingga November 2025, Allianz Life Indonesia melaporkan:
Sementara mempertahankan outlook positif terhadap prospek industri asuransi jiwa, Allianz mengakui adanya tantangan seperti kondisi makroekonomi dan volatilitas pasar. Namun, perusahaan mencatat bahwa kesadaran dan literasi tentang asuransi jiwa terus meningkat, mendukung pertumbuhan industri.
Allianz Indonesia menekankan komitmennya untuk mempertahankan portofolio investasi yang terdiversifikasi dan pendekatan manajemen yang adaptif. Perusahaan terus memantau kondisi ekonomi dan pasar modal untuk menyesuaikan alokasi investasinya sesuai kebutuhan, memastikan kinerja investasi jangka panjang meskipun terjadi fluktuasi pasar dan perubahan suku bunga.
Insurance Product Strategy Update
Premium Growth Report