Allo Bank and Bank Mega Lead Rp3.7 Trillion Syndicated Loan for Indonesia's First Plasma Fractionation Facility
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 18
Sources3 verified

Allo Bank dan Bank Mega Pimpin Pinjaman Sindikasi Rp3,7 Triliun untuk Fasilitas Fraksionasi Plasma Pertama di Indonesia

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) dan PT Bank Mega Tbk (MEGA) telah memimpin pinjaman sindikasi senilai Rp3,7 triliun untuk PT SKPlasma Core Indonesia guna membangun fasilitas fraksionasi plasma pertama di Indonesia di Karawang, Jawa Barat. Investasi strategis ini mendukung kemandirian kesehatan nasional dengan mengurangi ketergantungan pada produk turunan plasma impor. Fasilitas ini akan memproduksi produk kritis termasuk terapi imunoglobulin dan albumin 1

23.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Allo Bank dan Bank Mega Pimpin Pinjaman Sindikasi Bersejarah untuk Fasilitas Fraksionasi Plasma

Mendukung Kemandirian Kesehatan Nasional

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) dan PT Bank Mega Tbk (MEGA), keduanya bagian dari CT Corp, telah berhasil memimpin pinjaman sindikasi senilai Rp3,7 triliun untuk PT SKPlasma Core Indonesia. Pembiayaan revolusioner ini mendukung pembangunan fasilitas fraksionasi plasma pertama di Indonesia, yang berlokasi strategis di Karawang, Jawa Barat 1

.

Fitur Utama Proyek

  1. Fraksionasi Plasma Domestik Pertama: Fasilitas ini akan menjadi yang pertama di Indonesia memproduksi produk turunan plasma, mengurangi ketergantungan negara pada pasokan medis impor
  2. Investasi Kesehatan Strategis: Proyek ini mewakili investasi jangka panjang dalam kemandirian dan keamanan kesehatan nasional
  3. Produksi Produk Kritis: Fasilitas akan memproduksi produk turunan plasma esensial termasuk terapi imunoglobulin dan albumin
  4. Dampak Ekonomi: Proyek ini diharapkan menciptakan peluang kerja signifikan dan mendorong pembangunan ekonomi lokal

Konteks Industri dan Prospek Masa Depan

Fasilitas fraksionasi plasma ini mengatasi kesenjangan kritis dalam infrastruktur kesehatan Indonesia. Saat ini, negara sangat bergantung pada produk turunan plasma impor. Dengan mengembangkan kapasitas manufaktur domestik, Indonesia dapat meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan memastikan akses yang lebih baik ke perawatan medis esensial 2

.

Chief Wholesale dan Treasury Allo Bank, Yogi Bima Sakti, menekankan bahwa pembiayaan ini menunjukkan komitmen bank dalam mendukung proyek kesehatan strategis dengan manfaat nasional jangka panjang. Fasilitas ini diharapkan menjadi pilar utama ekosistem kesehatan Indonesia, memastikan ketersediaan produk turunan plasma berkualitas tinggi 1

.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Kontan](
  3. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
12 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Healthcare FinancePlasma FractionationSyndicated Loan

Key Events

1

Rp3.7 Trillion Syndicated Loan

2

First Plasma Fractionation Facility

3

Healthcare Infrastructure Investment

Timeline from 3 verified sources