Key insights and market outlook
Allo Bank mempertahankan pendekatan kredit yang hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi, dengan pertumbuhan kredit moderat sebesar 5,28% secara tahunan menjadi Rp 8,36 triliun per Oktober 2025. Bank ini memprioritaskan pemeliharaan kualitas aset daripada ekspansi agresif, mencerminkan strategi yang prudent di lingkungan kredit yang menantang 1
PT Allo Bank Indonesia Tbk mengadopsi pendekatan hati-hati dalam ekspansi kredit di tengah ketidakpastian ekonomi dan permintaan kredit yang lesu. Hingga Oktober 2025, total kredit yang disalurkan bank ini mencapai Rp 8,36 triliun, mewakili pertumbuhan 5,28% secara tahunan dari Rp 7,94 triliun pada Oktober 2024 1
Manajemen bank menekankan pemeliharaan kualitas aset sebagai prioritas utama. Head of Digital Strategy Allo Bank, Destya D. Pradityo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang moderat merupakan hasil dari pendekatan kredit yang prudent dan selektif, bukan karena permintaan yang lemah 2
Posisi hati-hati Allo Bank mencerminkan tren industri yang lebih luas di mana bank digital semakin selektif dalam praktik pinjaman mereka. Pendekatan bank ini menunjukkan pergeseran strategis menuju kualitas daripada kuantitas dalam ekspansi kredit, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi.
Industri perbankan menghadapi tantangan berkelanjutan dari ketidakpastian ekonomi dan permintaan kredit yang lesu. Pendekatan yang diukur oleh Allo Bank terhadap pinjaman selaras dengan kondisi pasar ini, memprioritaskan stabilitas dan manajemen risiko.
Cautious Lending Approach
Moderate Credit Growth
Asset Quality Focus