Key insights and market outlook
Allo Bank (BBHI) mengelola biaya dana (cost of fund/COF) di tengah tingkat bunga deposito tinggi dengan menawarkan deposito hingga 5,5%, turun dari maksimum sebelumnya sebesar 7,5%. Bank ini mempertahankan pendekatan strategis dan selektif dalam pengumpulan deposito sembari menjaga manajemen neraca yang ketat. Strategi ini membantu Allo Bank tetap kompetitif sambil mengendalikan biaya dana di lingkungan yang menantang di mana suku bunga deposito melebihi maksimum yang dijamin LPS sebesar 3,5%.
PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menerapkan pendekatan terukur dalam mengelola biaya dananya di tengah persaingan ketat di pasar deposito. Bank ini saat ini menawarkan suku bunga deposito hingga 5,5%, yang merupakan penurunan dari maksimum sebelumnya sebesar 7,5%. Meskipun dilakukan penyesuaian, suku bunga yang ditawarkan tetap jauh lebih tinggi dari maksimum 3,5% yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Head of Digital Strategy Allo Bank, Destya D. Pradityo, menjelaskan bahwa meskipun tingkat bunga deposito yang tinggi berdampak pada biaya dana bank, strategi ini dijalankan secara terukur dan selektif. Bank mempertahankan manajemen neraca yang ketat untuk memastikan bahwa biaya pendanaan yang lebih tinggi tidak berdampak negatif pada kinerja keuangan secara keseluruhan.
Lingkungan tingkat bunga deposito yang tinggi saat ini menghadirkan tantangan dan peluang bagi bank seperti Allo Bank. Meskipun meningkatkan biaya pendanaan, hal ini juga memungkinkan strategi pengumpulan deposito yang lebih kompetitif. Pendekatan Allo Bank menunjukkan komitmennya untuk menyeimbangkan pertumbuhan dengan manajemen keuangan yang prudent di lanskap perbankan yang kompetitif.
Deposit Rate Adjustment
Cost of Funds Management