Key insights and market outlook
Produsen berlian Rusia, Alrosa, memprediksi produksi berlian 29,7 juta karat pada 2025, turun 10% dari tahun sebelumnya. Meski menghadapi sanksi Barat dan perlambatan pasar berlian global, Direktur Utama Pavel Marinychev menyatakan perusahaan tetap mencatatkan keuntungan, walaupun tidak merinci besar laba yang diperoleh. Perkiraan baru ini sedikit lebih tinggi dari estimasi sebelumnya.
Alrosa, produsen berlian terbesar dunia, mengumumkan perkiraan produksi berlian 2025 sebesar 29,7 juta karat, turun 10% dari tingkat produksi tahun sebelumnya. Proyeksi terbaru ini sedikit lebih tinggi dari perkiraan awal, menunjukkan revisi kenaikan modest dalam guidance produksi mereka.
Meski menghadapi sanksi Barat dan perlambatan pasar berlian global, CEO Alrosa Pavel Marinychev menyatakan bahwa perusahaan tetap mencatatkan keuntungan. Perusahaan telah menunjukkan ketahanan operasional dalam mempertahankan tingkat produksi sambil menghadapi kondisi geopolitik dan pasar yang menantang.
Industri berlian telah menghadapi tantangan signifikan, termasuk penurunan permintaan konsumen dan sanksi ekonomi yang mempengaruhi produsen besar seperti Alrosa. Kemampuan perusahaan untuk tetap profitable di tengah tantangan ini menggarisbawahi posisi pasar yang kuat dan kapabilitas operasional.
Walaupun Alrosa telah mengonfirmasi profitabilitas, perusahaan belum mengungkapkan angka keuangan spesifik. Pasar kemungkinan akan terus memantau update lebih lanjut tentang angka produksi dan kinerja keuangan seiring perkembangan tahun ini.
Diamond Production Forecast Revision
Profitability Amid Sanctions