Key insights and market outlook
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menghadapi tekanan berkelanjutan pada kinerja keuangannya di Q3 2025 karena tantangan proses ramp-up smelter tembaga yang belum selesai. Perusahaan melaporkan kerugian bersih US$175 juta, kontras dengan laba bersih US$720 juta di Q3 2024. Pendapatan menurun 78% year-on-year menjadi US$545 juta. Smelter sempat dihentikan sementara pada Juli-Agustus 2025 untuk pemeliharaan dan diperkirakan akan berlanjut hingga awal 2026.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melaporkan kinerja keuangan yang menantang pada kuartal III 2025 seiring dengan proses commissioning fasilitas smelter tembaga yang masih berlangsung. Hasil keuangan menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terutama karena proses ramp-up smelter yang belum selesai.
Proses ramp-up smelter tembaga merupakan tantangan kompleks bagi AMMN, melibatkan kesulitan teknis dan operasional yang signifikan. Meskipun penutupan sementara diperlukan untuk mengatasi masalah teknis, hal ini berdampak pada kinerja keuangan perusahaan dalam jangka pendek. Pekerjaan pemeliharaan sangat krusial untuk memastikan stabilitas dan efisiensi operasional smelter dalam jangka panjang.
Saat perusahaan terus mengatasi tantangan ini, investor akan terus memantau kemajuan proses ramp-up smelter dan dampaknya terhadap kinerja keuangan AMMN di kuartal mendatang.
Q3 2025 Financial Results
Copper Smelter Maintenance
Operational Challenges