Key insights and market outlook
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) telah berhasil mengekspor 142.887 Ton Metrik Basah (WMT) konsentrat tembaga, menyumbang 27,11% dari total kuota ekspor yang ditetapkan pemerintah melalui izin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ekspor tersebut terutama ditujukan ke Korea Selatan, menyoroti pentingnya negara tersebut sebagai pasar utama ekspor tembaga Indonesia.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), melalui anak perusahaannya Amman Mineral Nusa Tenggara Tbk (AMNT), telah berhasil mengekspor 142.887 Ton Metrik Basah (WMT) konsentrat tembaga. Prestasi ini disoroti oleh Andri Gilang Nugraha, Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kementerian Perdagangan. Volume ekspor ini mewakili 27,11% dari total kuota ekspor konsentrat tembaga yang dialokasikan oleh pemerintah melalui izin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ekspor tersebut terutama ditujukan ke Korea Selatan, menekankan pentingnya negara tersebut sebagai pasar utama bagi ekspor tembaga Indonesia. Hubungan dagang yang signifikan ini menyoroti permintaan kuat terhadap produk tembaga Indonesia di pasar internasional, terutama di kawasan Asia.
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memainkan peran penting dalam mengatur dan memantau ekspor konsentrat tembaga. Sistem kuota ekspor memastikan bahwa sumber daya alam negara dikelola secara berkelanjutan sambil memungkinkan perusahaan pertambangan beroperasi dalam kerangka yang teregulasi.
Pencapaian ekspor ini tidak hanya menunjukkan kemampuan operasional AMMN tetapi juga berkontribusi pada kinerja keseluruhan sektor pertambangan Indonesia. Sebagai salah satu pemain penting di industri ini, keberhasilan AMMN dalam memenuhi kuota ekspor mencerminkan positif bagi industri pertambangan negara secara keseluruhan.
Copper Export Achievement
Export Quota Allocation