Key insights and market outlook
Setelah pengumuman dividen interim 2025, analis dari Mirae Asset Sekuritas mempertahankan outlook positif untuk PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS). Kinerja BBCA yang solid diperkirakan berlanjut hingga Q4 2025, didorong oleh pertumbuhan kredit dan peningkatan pendapatan bank. Kinerja BTPS pada Q4 2025 akan sangat penting, dengan potensi katalis positif dari kinerja keuangan yang impresif dan fokus strategis pada penyaluran pembiayaan dan kualitas aset.
Senior Investment Information dari Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mempertahankan outlook positif untuk PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) setelah pengumuman dividen interim 2025. Kinerja BBCA tetap solid sepanjang 2025, menunjukkan pertumbuhan kuat hingga akhir Q3/2025. Tren positif ini diperkirakan berlanjut ke Q4/2025, didorong oleh peningkatan penyaluran kredit dan pendapatan bank.
Nafan memproyeksikan bahwa BBCA akan mempertahankan pertumbuhan kredit, meskipun pada tingkat single digit, di tahun mendatang. Bank ini dikenal karena pembagian dividen yang konsisten, yang menjadi faktor positif bagi investor. Meskipun dividend yield BBCA tidak setinggi beberapa bank BUMN, stabilitas dan pertumbuhan kualitas menjadikannya pilihan utama investor.
Untuk PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS), Q4/2025 diperkirakan menjadi periode kritis. Kinerja kuat pada kuartal ini berpotensi mendorong kenaikan harga saham, yang saat ini berada dalam fase konsolidasi bearish. Nafan menyarankan BTPS untuk fokus pada memperkuat penyaluran pembiayaan, meningkatkan pendapatan lain, dan menjaga kualitas aset untuk mencapai pertumbuhan laba yang berkelanjutan.
BBCA mengumumkan dividen interim tunai sebesar Rp55,00 per saham untuk tahun buku 2025 (periode 1 Januari - 30 September 2025). BTPS akan membagikan dividen interim sebesar Rp39,5 per saham untuk tahun buku 2025. Pengumuman dividen ini dipandang positif oleh investor dan analis.
Interim Dividend Announcement 2025
Positive Financial Outlook
Credit Growth Expectations