Key insights and market outlook
Harga emas Antam mengalami penurunan Rp 5.000 per gram menjadi Rp 2.663.000 per gram setelah kemarin mencapai rekor tertinggi Rp 2.675.000 per gram. Pergerakan harga ini terjadi setelah logam mulia tersebut mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Kamis, 15 Januari 2026. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berfluktuasi antara Rp 2.631.000 hingga Rp 2.675.000 per gram. Harga buyback juga naik Rp 6.000 per gram menjadi Rp 2.509.000 per gram.
Harga emas Antam mengalami penurunan Rp 5.000 per gram pada 17 Januari 2026, menjadi Rp 2.663.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah harga emas mencapai rekor tertinggi Rp 2.675.000 per gram pada 15 Januari 2026. Koreksi harga ini merupakan fenomena normal setelah mencapai level tertinggi.
Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam menunjukkan pergerakan signifikan, berkisar antara Rp 2.631.000 hingga Rp 2.675.000 per gram. Dalam perspektif yang lebih luas, selama sebulan terakhir harga emas tetap kuat dengan rentang Rp 2.488.000 hingga Rp 2.675.000 per gram, menunjukkan minat investor yang kuat.
Harga buyback emas juga mengalami kenaikan Rp 6.000 per gram menjadi Rp 2.509.000 per gram. Penting untuk dicatat bahwa transaksi yang melebihi Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024. Pajak ini akan dipotong langsung dari nilai transaksi saat proses buyback.
Pergerakan harga emas Antam menunjukkan dinamika pasar logam mulia di Indonesia. Investor perlu mempertimbangkan fluktuasi harga dan faktor regulasi dalam pengambilan keputusan investasi.
Gold Price Fluctuation
Record High Price
Buyback Price Adjustment