Key insights and market outlook
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menegaskan kembali komitmennya untuk membangun 219.000 rumah subsidi dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari inisiatif 'Rumah Rakyat' pemerintah. Komitmen ini sejalan dengan Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Hingga 14 November 2025, Apersi telah menyalurkan 219.631 rumah subsidi senilai sekitar Rp 26,3 triliun melalui skema KPR FLPP.
Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menegaskan kembali komitmennya untuk membangun 219.000 rumah subsidi dalam lima tahun ke depan, sejalan dengan program 'Rumah Rakyat' pemerintah. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia.
Hingga 14 November 2025, Apersi telah berhasil menyalurkan 219.631 rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Total nilai transaksi ini mencapai sekitar Rp 26,3 triliun, tersebar di 5.416 perumahan di 311 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Prestasi ini menunjukkan dedikasi Apersi dalam membuat perumahan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Upaya Apersi selaras dengan fokus pemerintah dalam meningkatkan keterjangkauan perumahan. Ketua Apersi, Junaidi Abdillah, menekankan bahwa penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah telah menjadi fokus utama Apersi sejak berdiri pada tahun 1998. Organisasi ini memandang kepemilikan rumah sebagai hal penting untuk meningkatkan martabat warga negara Indonesia, sehingga mendukung tujuan sosio-ekonomi pemerintah yang lebih luas.
Subsidized Housing Development
FLPP Mortgage Distribution