Key insights and market outlook
PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) memproyeksikan pemulihan kinerja di tahun 2026 setelah menghadapi tantangan sepanjang tahun 2025. Perusahaan berencana untuk memperluas kehadiran di pasar domestik dan diversifikasi pasar ekspor ke negara-negara dengan pertumbuhan konsumsi tinggi seperti Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan. ASHA juga akan fokus mengembangkan produk frozen seafood dan value-added dengan portofolio SKU yang disederhanakan.
PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) optimis dapat memulihkan kinerjanya di tahun 2026 setelah menghadapi tantangan signifikan sepanjang tahun 2025. Untuk mencapai pemulihan ini, perusahaan menerapkan beberapa strategi kunci. Pertama, ASHA fokus pada perluasan kehadiran di pasar domestik yang menunjukkan pertumbuhan stabil dan potensi margin yang lebih sehat. Perusahaan juga sedang menyiapkan rencana joint venture dengan investor asing di Indonesia, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Utama William Sutioso.
Dalam hal pengembangan produk, ASHA berkonsentrasi pada produk frozen seafood, ready-to-cook, dan value-added sambil menyederhanakan portofolio SKU mereka. Fokus strategis ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memenuhi permintaan konsumen yang terus berkembang. Perusahaan tetap menjalankan pendekatan seimbang dengan terus melakukan diversifikasi pasar ekspor, terutama menargetkan wilayah dengan pertumbuhan konsumsi tinggi seperti Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.
Strategi perusahaan mencerminkan pendekatan komprehensif terhadap pemulihan, menggabungkan penguatan pasar domestik dengan diversifikasi ekspor. Dengan fokus pada peluang pertumbuhan lokal dan ekspansi pasar internasional, ASHA bertujuan mencapai model bisnis yang lebih tangguh. Joint venture yang direncanakan dengan investor asing diharapkan dapat membawa kemampuan dan sumber daya tambahan untuk mendukung strategi pertumbuhan ini.
Performance Recovery Plan
Joint Venture Preparation
Export Market Diversification