Key insights and market outlook
Bursa Asia diperkirakan bergerak sideways pada perdagangan Rabu (31/12/2025) jelang pergantian tahun 2025. Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia memprediksi bahwa indeks saham di Asia akan dipengaruhi oleh latihan militer China di sekitar Taiwan. Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan bahwa Taiwan akan bertindak secara bertanggung jawab dan tidak akan meningkatkan eskalasi konflik.
Bursa Asia diperkirakan bergerak sideways pada perdagangan Rabu (31/12/2025) jelang pergantian tahun 2025. Prediksi ini berdasarkan pada performa indeks saham di Asia pada Selasa (30/12) sore, yang mayoritas ditutup melemah. Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia mengatakan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh investor yang mengevaluasi latihan militer China di sekitar Taiwan.
China mengumumkan latihan militer baru di sekitar Taiwan pada hari Senin, menyebabkan kekhawatiran di kalangan investor. Presiden Taiwan Lai Ching-te merespons dengan mengatakan bahwa Taiwan akan bertindak secara bertanggung jawab dan tidak akan meningkatkan eskalasi konflik. Situasi ini telah menyebabkan ketegangan yang meningkat antara China dan Taiwan, mempengaruhi bursa saham.
Bursa saham di Asia diperkirakan akan dipengaruhi oleh ketegangan antara China dan Taiwan. Investor berhati-hati tentang potensi eskalasi konflik, yang bisa menyebabkan penurunan harga saham. Namun, Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia percaya bahwa pasar akan bergerak sideways pada Rabu, karena investor masih mengevaluasi situasi.
Asia Stock Market Projection
China-Taiwan Tensions