Key insights and market outlook
Pada hari Senin (5/1/2026), mata uang Asia menunjukkan kinerja bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Taiwan menguat 0,10% ke 31,389 per USD, sementara baht Thailand naik 0,13% ke 31,460 per USD. Sebaliknya, sebagian besar mata uang Asia lainnya melemah, dengan yen Jepang turun 0,12% ke 157,000, dolar Singapura turun 0,16% ke 1,288, dan won Korea Selatan melemah 0,21% ke 1.447,7 per USD.
Pasar mata uang Asia menunjukkan kinerja bervariasi terhadap dolar AS pada Senin, 5 Januari 2026. Dolar Taiwan dan baht Thailand mencatatkan kenaikan tipis, sementara sebagian besar mata uang Asia utama lainnya melemah. Berdasarkan data Reuters pada pukul 02:12 GMT, dolar Taiwan menguat 0,10% ke 31,389 per USD. Demikian pula, baht Thailand menguat 0,13% ke 31,460 per USD.
Sebaliknya, beberapa mata uang Asia lainnya menunjukkan kelemahan terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,12% ke 157,000 per USD. Dolar Singapura turun 0,16% ke 1,288 terhadap USD. Won Korea Selatan turun 0,21% ke 1.447,7 per USD.
Pergerakan bervariasi di antara mata uang Asia mencerminkan dinamika yang sedang berlangsung di pasar keuangan global. Kekuatan dolar AS telah menjadi faktor signifikan yang mempengaruhi pergerakan mata uang di kawasan. Investor memantau dengan cermat indikator ekonomi dan kebijakan bank sentral yang dapat mempengaruhi valuasi mata uang di hari-hari mendatang.
Asian Currency Fluctuations
USD Strengthening