Asian Currencies Weaken Against US Dollar as Global Uncertainty Rises
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 5
Sources7 verified

Valas Asia Melemah Terhadap Dolar AS di Tengah Ketidakpastian Global

Tim Editorial AnalisaHub·5 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sejumlah mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin, 5 Januari 2026, di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tensi geopolitik. Rupiah terdepresiasi 0,09% menjadi Rp16.740 per USD, sementara mata uang regional lainnya seperti dolar Singapura dan won Korea juga mengalami penurunan. Kekuatan dolar AS didorong oleh peningkatan permintaan aset safe-haven dan perkembangan geopolitik, termasuk tindakan AS terhadap Venezuela 1

2.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Valas Asia Tertekan di Tengah Meningkatnya Ketidakpastian Global

Dinamika Mata Uang Regional

Pasar valuta asing Asia mengalami tekanan signifikan pada Senin, 5 Januari 2026, ketika beberapa mata uang regional melemah terhadap dolar AS yang menguat. Rupiah Indonesia ditutup di Rp16.740 per USD, mewakili depresiasi sebesar 0,09% dari hari perdagangan sebelumnya 1

. Mata uang Asia lainnya mengikuti tren serupa, dengan dolar Singapura turun 0,08% menjadi SGD1,28 per USD dan won Korea melemah 0,22% menjadi KRW1.447,76 per USD 1.

Faktor yang Mendorong Pergerakan Mata Uang

Beberapa faktor utama berkontribusi pada pelemahan luas mata uang Asia terhadap dolar AS:

  1. Ketidakpastian Global: Meningkatnya tensi geopolitik, khususnya perkembangan terbaru dalam hubungan AS-Venezuela, memicu pelarian ke aset safe-haven, menguatkan dolar AS 2.
  2. Ekspektasi Kebijakan Moneter AS: Rilis notulen FOMC Desember menunjukkan Federal Reserve yang terbagi, dengan beberapa pejabat menyarankan jeda dalam pemotongan suku bunga, mendukung kekuatan dolar 3.
  3. Tekanan Inflasi: Tingkat inflasi Indonesia mencapai 2,92% di tahun 2025, naik dari 1,57% di tahun 2024, menambah tekanan pada pasar valuta 4.

Outlook Pasar

Memasuki tahun 2026, analis memprediksi bahwa faktor geopolitik akan terus mendominasi pergerakan mata uang Asia. Faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Potensi tindakan lanjutan AS terhadap negara lain
  • Dinamika hubungan AS-China
  • Sentimen pasar yang didorong oleh artificial intelligence
  • Keputusan kebijakan moneter Federal Reserve di masa depan

Sumber

  1. [Kontan - Valas Asia Melemah](
  2. [Kontan - Rupiah Terde-nbsp-Awal-Pekan](
  3. [Kontan - Siang Ini, Rupiah Melemah](
  4. [Kontan - Rupiah Melemah Lagi](
  5. [Detik Finance - Dolar AS Menguat](
  6. [Kontan - Valas Asia Tertekan](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
13 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Currency DepreciationGlobal UncertaintyGeopolitical Tensions

Key Events

1

Asian Currency Depreciation

2

US Dollar Strengthening

3

Geopolitical Tensions Rise

Timeline from 7 verified sources