Key insights and market outlook
Pasar saham Asia menurun pada 30 Desember 2025, mengikuti penurunan sektor teknologi di Wall Street. Harga logam mulia stabil setelah koreksi tajam dari level tertinggi baru-baru ini. Ketegangan geopolitik global meningkat ketika Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Presiden Putin, sementara China menggelar latihan militer tembak langsung selama 10 jam di sekitar Taiwan.
Pasar saham Asia mengalami penurunan pada 30 Desember 2025, seiring dengan penurunan sektor teknologi di Wall Street yang memberikan tekanan menurun pada indeks regional. Penjualan saham teknologi, yang sebelumnya menjadi penggerak utama keuntungan pasar, menyebabkan kelemahan pasar yang lebih luas di Asia.
Harga logam mulia menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah mengalami koreksi tajam dari level tertinggi baru-baru ini. Pemulihan harga minyak tetap terjaga, didukung oleh ketegangan geopolitik yang meningkat selama hari tersebut. Tuduhan Rusia bahwa Ukraina telah menyerang kediaman Presiden Putin berkontribusi pada atmosfer ketegangan, meskipun Moskow tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut.
Situasi di Eropa Timur dan Selat Taiwan menambah ketidakpastian pasar global. China melakukan latihan militer tembak langsung selama 10 jam di sekitar Taiwan, semakin meningkatkan ketegangan regional. Perkembangan ini kemungkinan akan membuat pasar tetap volatile dalam jangka pendek karena investor memantau situasi dengan cermat.
Investor akan terus memantau perkembangan lebih lanjut baik di sektor teknologi maupun titik-titik panas geopolitik. Lingkungan pasar saat ini ditandai dengan kepekaan yang tinggi terhadap peristiwa global, dengan fundamental ekonomi dan perkembangan politik sama-sama berperan penting dalam membentuk pergerakan pasar.
Penurunan Pasar Saham Asia
Koreksi Logam Mulia
Latihan Militer China