Key insights and market outlook
Bursa Asia mayoritas melemah pada Kamis pagi seiring investor menanti pidato Presiden AS Donald Trump, yang dijadwalkan pukul 10 pagi waktu Singapura. Nikkei 225 turun 1,07% ke 48.983,51 sementara Kospi anjlok 1,38% ke 4.000,36. Sebaliknya, ASX 200 naik tipis 0,2% ke 8.567,8. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh rotasi keluar dari saham teknologi di Wall Street dan antisipasi pengumuman kebijakan Trump.
Bursa Asia menunjukkan tren negatif dominan pada Kamis pagi seiring investor menanti pidato Presiden AS Donald Trump yang sangat dinantikan. Indeks Nikkei 225 turun 1,07% ke 48.983,51, sementara Kospi mengalami penurunan lebih tajam 1,38% ke 4.000,36. Indeks Hang Seng dibuka dengan penurunan 0,54% ke 25.330,83, dan Taiex turun 0,32% ke 27.437,5. Dalam catatan positif, ASX 200 berhasil naik 0,2% ke 8.567,8.
Dinamika pasar saat ini banyak dipengaruhi oleh dua faktor utama: rotasi keluar dari saham teknologi di Wall Street dan pidato kebijakan oleh Presiden Trump. Investor memantau dengan saksama pidato Trump yang diharapkan dapat mengungkapkan capaian pemerintahannya dan kemungkinan menguraikan arah kebijakan masa depan, termasuk pendekatannya terhadap Venezuela. Pasar bersiap untuk potensi pengumuman kebijakan yang dapat memengaruhi pasar global.
Sentimen pasar secara keseluruhan tetap waspada sementara investor menunggu pidato Trump untuk potensi perubahan kebijakan. Rotasi keluar dari saham teknologi telah menambah volatilitas pasar saat ini, menciptakan lingkungan yang menantang bagi investor.
Pidato Presiden Trump
Rotasi Saham Teknologi