Key insights and market outlook
Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, menerima Women in SDGs Action Award 2025 atas kepemimpinannya dalam mitigasi perubahan iklim dan praktik keberlanjutan di sektor kelapa sawit. Perusahaan telah berhasil menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 15,14% hingga 2024 dan menargetkan penurunan 30% pada 2030. Astra Agro menjalankan berbagai inisiatif strategis termasuk fasilitas methane capture, pemanfaatan biodiesel, dan substitusi biomassa untuk mencapai target tersebut.
Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, telah menerima penghargaan Women in SDGs Action Award 2025 yang prestisius atas kepemimpinannya dalam mendorong strategi mitigasi perubahan iklim dan praktik keberlanjutan di industri kelapa sawit. Pengakuan ini menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan dan praktik bisnis yang berkelanjutan.
Penghargaan ini mengakui pendekatan komprehensif Astra Agro dalam mengurangi jejak karbonnya melalui berbagai inisiatif strategis. Hingga 2024, perusahaan telah berhasil menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 15,14% dibandingkan tahun sebelumnya. Astra Agro berkomitmen untuk mencapai penurunan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 30% pada 2030, dengan tahun 2019 sebagai tahun dasar.
Untuk mencapai target ambisius ini, Astra Agro menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan, termasuk:
Di luar inisiatif lingkungan, Astra Agro juga berkomitmen pada pemberdayaan gender dan tanggung jawab sosial. Perusahaan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan dalam kemajuan karir dan posisi pengambilan keputusan strategis. Komitmen ini tercermin dalam keterlibatan aktif perempuan di posisi manajerial dan kepemimpinan di berbagai unit bisnis, termasuk keberlanjutan, komunikasi, dan pengembangan masyarakat.
Astra Agro menjalankan berbagai program untuk memperkuat kapasitas perempuan di wilayah operasional, termasuk:
Inisiatif ini sejalan dengan strategi perusahaan yang lebih luas untuk mempromosikan kesetaraan gender dan inklusivitas sosial, mendukung pencapaian SDG 5 (Kesetaraan Gender).
Tingning Sukowignjo menekankan bahwa keberhasilan Astra Agro tidak hanya diukur dari kinerja keuangan tetapi juga dari dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan. Perusahaan terus berinovasi melalui pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang komprehensif, memastikan bahwa setiap keputusan bisnis mempertimbangkan aspek keberlanjutan jangka panjang.
Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui program edukasi dan pelibatan komunitas untuk meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim. Astra Agro secara aktif berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintah, institusi riset, dan organisasi masyarakat sipil, untuk memperkuat adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan memperluas manfaat bagi masyarakat sekitar.
Women in SDGs Action Award Receipt
Greenhouse Gas Reduction Achievement
Sustainability Initiatives Implementation