Key insights and market outlook
Perdagangan bilateral Australia-Indonesia meningkat signifikan menjadi Rp 381,5 triliun setelah implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA). Peningkatan tiga kali lipat dalam lima tahun ini menunjukkan kerja sama ekonomi yang semakin erat antara kedua negara, dengan fokus khusus pada kerja sama agrobisnis. Australia secara aktif berupaya memperluas investasinya di sektor pertanian Indonesia melalui berbagai kolaborasi bisnis.
Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) telah mendorong lonjakan signifikan dalam perdagangan bilateral antara kedua negara, mencapai total nilai Rp 381,5 triliun (A$ 35 miliar). Ini merupakan peningkatan tiga kali lipat dalam volume perdagangan selama lima tahun terakhir, menunjukkan efektivitas perjanjian kemitraan ekonomi yang diimplementasikan antara kedua negara.
Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia baru-baru ini menyelenggarakan Australia-Southeast Asia Business Exchange di Jakarta, dengan fokus pada peningkatan kolaborasi bisnis antara perusahaan Australia dan Indonesia, khususnya di sektor agrobisnis. Wakil Duta Besar Australia Gita Kamath menekankan pentingnya Indonesia bagi strategi kemitraan regional Australia, mencatat bahwa hubungan ekonomi antara kedua negara telah berkembang pesat.
Implementasi IA-CEPA yang sukses telah menciptakan peluang baru bagi kedua negara untuk memperluas kerja sama ekonomi. Dengan Australia yang secara aktif mencari peluang investasi di sektor pertanian Indonesia, tahapan telah ditetapkan untuk pertumbuhan lebih lanjut dalam perdagangan dan investasi bilateral. Fokus pada kolaborasi agrobisnis diharapkan akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua negara, dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing di sektor ini.
IA-CEPA Implementation Success
Trade Volume Surge
Agricultural Investment Opportunity