Key insights and market outlook
Bursa saham Australia memulai 2026 dengan catatan lemah karena indeks ASX 200 turun 0,1% ke 8.703,4 akibat tekanan dari saham-saham tambang dan emas berkapitalisasi besar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan tajam saham Northern Star Resources setelah perusahaan tersebut memangkas proyeksi produksi tahunannya. Meski demikian, ASX 200 tetap mencatatkan kenaikan hampir 7% untuk tahun penuh 2025, menandai tahun ketiga berturut-turut dengan pertumbuhan tahunan.
Bursa saham Australia memulai sesi perdagangan pertama 2026 dengan catatan lemah karena indeks S&P/ASX 200 turun 0,1% ke 8.703,4. Penurunan ini terutama disebabkan oleh tekanan jual yang signifikan pada saham-saham tambang dan emas berkapitalisasi besar. Penurunan tajam harga saham Northern Star Resources menjadi kontributor utama kelemahan indeks setelah perusahaan mengumumkan pemangkasan proyeksi produksi tahunannya.
Meski awal 2026 lemah, ASX 200 tetap mencatatkan kinerja kuat untuk tahun penuh 2025 dengan kenaikan hampir 7%. Kinerja ini menandai tahun ketiga berturut-turut indeks mengalami pertumbuhan, menunjukkan ketahanan pasar saham Australia meski terkadang terjadi koreksi.
ASX 200 Early 2026 Decline
Northern Star Production Cut
2025 Annual Market Gain