Key insights and market outlook
AXA Mandiri mengidentifikasi literasi keuangan yang rendah sebagai tantangan utama dalam memasarkan produk asuransi unit-linked. Meskipun demikian, perusahaan tetap optimis tentang prospek produk ini, terutama bagi investor dengan profil risiko agresif. Hingga September 2025, AXA Mandiri mencatat pendapatan premi unit-linked lebih dari Rp3,2 triliun, yang berkontribusi pada total premi lebih dari Rp6,8 triliun.
AXA Mandiri Financial Services telah mengidentifikasi bahwa tantangan utama dalam memasarkan produk asuransi unit-linked terletak pada tingkat literasi masyarakat yang rendah mengenai instrumen keuangan ini. Head of Investment AXA Mandiri, Erika Marthalina, menekankan bahwa kompleksitas pemahaman tentang manfaat, risiko, dan mekanisme investasi yang terkait dengan produk unit-linked tetap menjadi hambatan signifikan.
Meskipun menghadapi tantangan tersebut, AXA Mandiri melaporkan pendapatan premi dari produk unit-linked melebihi Rp3,2 triliun hingga September 2025. Hal ini berkontribusi pada total pendapatan premi perusahaan yang mencapai lebih dari Rp6,8 triliun selama periode yang sama. Perusahaan tetap optimis tentang prospek masa depan produk unit-linked, terutama bagi investor dengan profil risiko agresif dan horizon investasi jangka panjang.
Untuk mengatasi tantangan literasi, AXA Mandiri telah melakukan customer gathering di berbagai kota bekerjasama dengan Bank Mandiri. Acara ini melibatkan kolaborasi dengan manajer investasi global, asosiasi industri, dan tokoh publik yang kredibel untuk memastikan diseminasi informasi yang akurat dan komprehensif. Perusahaan percaya bahwa melalui upaya edukasi ini, mereka dapat meningkatkan pemahaman dan adopsi produk unit-linked.
Kinerja produk unit-linked di pasar asuransi Indonesia secara keseluruhan menunjukkan sinyal yang beragam. Menurut data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), pendapatan premi dari produk unit-linked mengalami kontraksi sebesar 12,5% year-on-year menjadi Rp49,24 triliun hingga September 2025. Kontraksi ini mengikuti tren serupa yang diamati pada tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan lingkungan yang menantang bagi produk-produk ini.
AXA Mandiri mempertahankan pendekatan pemantauan aktif dan penyesuaian strategis terhadap portofolio investasinya. Perusahaan tetap optimis dengan hati-hati tentang kinerja produk unit-linked berbasis saham, mencatat ketahanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang kuat, terutama dalam konsumsi, investasi, dan stabilitas politik.
Unit-Linked Premium Income Report
Financial Literacy Initiatives