Key insights and market outlook
Axiata Investments, pemegang saham pengendali PT Link Net Tbk (LINK), telah menjual 36,56 juta saham, sehingga kepemilikan sahamnya turun dari 70,66% menjadi 69,38%. Transaksi ini difasilitasi oleh Maybank Sekuritas Indonesia. Meskipun jumlah saham yang dijual signifikan, Axiata tetap menjadi pemegang saham mayoritas. Nilai transaksi yang sebenarnya belum diungkapkan.
Axiata Investments, pemegang saham pengendali PT Link Net Tbk (LINK), telah melakukan transaksi penjualan saham yang substansial. Perusahaan melepas 36,56 juta saham LINK, sebagaimana diungkapkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Jumat, 2 Januari 2026. Transaksi ini difasilitasi oleh Maybank Sekuritas Indonesia, sebuah firma sekuritas terkemuka di pasar Indonesia.
Sebelum transaksi ini, Axiata Investments memegang 2,02 miliar saham LINK, yang mewakili 70,66% dari total modal yang diterbitkan dan disetor. Setelah penjualan, kepemilikan saham mereka menurun menjadi sekitar 1,98 miliar saham, atau 69,38% dari total saham. Meskipun terjadi penurunan, Axiata Investments tetap mempertahankan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas LINK.
Meskipun nilai dan harga transaksi per saham yang sebenarnya belum diungkapkan dalam informasi yang tersedia, skala transaksi ini patut diperhatikan. Penjualan 36,56 juta saham merupakan divestasi yang signifikan, meskipun tidak mengubah status kepemilikan pengendali yang dipegang oleh Axiata Investments. Detail keuangan transaksi dan potensi dampaknya terhadap kinerja saham LINK akan dipantau secara ketat oleh investor dan analis pasar.
Penjualan saham oleh Axiata Investments ini mungkin merupakan bagian dari strategi manajemen portofolio mereka atau respons terhadap kondisi pasar. Investor akan menantikan pengungkapan lebih lanjut mengenai alasan di balik transaksi ini dan potensi divestasi lanjutan di masa depan. Kepemilikan mayoritas yang tidak berubah menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap arah strategis LINK sambil menyesuaikan eksposur investasi mereka.
Significant Share Sale
Major Shareholder Divestment