Bali-Embroidered Outfit Worn by Taylor Swift Boosts Local Business
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 3
Sources1 verified

Busana Sulaman Bali yang Dipakai Taylor Swift Mengangkat Usaha Lokal

Tim Editorial AnalisaHub·3 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Taylor Swift mengenakan 'Mela Cape Playsuit' Rosa Bloom dengan sulaman tangan khas Bali di acara I Heart Radio 2019, meningkatkan profil CV Casa Annie, perusahaan Indonesia di balik produksi pakaian tersebut. Busana itu merupakan bagian dari kerja sama jangka panjang antara Rosa Bloom dan CV Casa Annie, yang telah menyediakan jasa sulaman tangan sejak 2010. Publisitas ini sangat menguntungkan bisnis lokal tersebut, yang terutama beroperasi di pasar ekspor dengan 90% produksinya dikirim ke negara-negara seperti Australia, Jepang, dan beberapa negara Eropa.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Busana Sulaman Bali Taylor Swift Mengangkat Usaha Ekspor Indonesia

Latar Belakang CV Casa Annie

CV Casa Annie, sebuah perusahaan Indonesia yang berbasis di Bali, telah menyediakan jasa sulaman tangan sejak tahun 2008. Perusahaan ini, yang didirikan oleh Ketut Sunardiani, awalnya menawarkan jasa sulaman tangan untuk pakaian anak-anak yang diekspor ke Australia. Seiring waktu, perusahaan ini berkembang menjadi penyedia jasa produksi lengkap, menangani segala hal mulai dari pengadaan bahan hingga kontrol kualitas.

Kolaborasi dengan Rosa Bloom

Pada tahun 2010, CV Casa Annie mulai berkolaborasi dengan Rosa Bloom, sebuah brand fashion yang memasukkan sulaman tangan rumit ke dalam desainnya. Kerja sama ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas dan skala operasi CV Casa Annie. Ketika Taylor Swift mengenakan busana Rosa Bloom dengan sulaman Bali di acara I Heart Radio 2019, hal ini membawa perhatian internasional yang signifikan bagi Rosa Bloom dan CV Casa Annie.

Dampak Bisnis

Publisitas dari penampilan Taylor Swift berdampak positif pada bisnis CV Casa Annie. Sebagai perusahaan yang berorientasi ekspor, dengan 90% produksinya dikirim ke pasar internasional termasuk Australia, Selandia Baru, Jepang, dan beberapa negara Eropa, peningkatan visibilitas ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan jasa sulaman dan produk mereka.

Segmen Usaha

CV Casa Annie beroperasi melalui beberapa segmen usaha:

  1. Produksi Paket Lengkap: Menawarkan jasa produksi lengkap mulai dari pengadaan bahan hingga pengiriman.
  2. Jasa Jahit: Menyediakan produk yang dibuat sesuai spesifikasi klien.
  3. Ritel & Grosir: Menjual merek mereka sendiri, Kominela, melalui saluran ritel dan grosir.
  4. Konsultan Fashion: Berkolaborasi dengan desainer untuk membantu mereka membangun atau meningkatkan bisnis fesyen mereka.
  5. Bantuan Fashion Online/Offline: Membantu klien dengan berbagai aspek bisnis fesyen mereka, termasuk kebutuhan pemasaran.

Tantangan dan Dukungan

Meski telah mencapai kesuksesan, CV Casa Annie menghadapi tantangan, terutama yang terkait dengan isu ekonomi dan politik global yang dapat memengaruhi bisnis ekspor. Untuk mengatasi tantangan ini, perusahaan telah menerima dukungan dari Indonesia Eximbank (LPEI), yang telah membantu meningkatkan jangkauan pasar dan kapasitas produksi mereka.

Prospek Masa Depan

Menjelang tahun 2026, CV Casa Annie optimis untuk memperluas kehadiran pasarnya di beberapa negara. Perusahaan tetap berkomitmen untuk memproduksi produk sulaman tangan berkualitas tinggi dan memanfaatkan keahlian mereka untuk mengembangkan bisnis baik di dalam maupun luar negeri.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
14 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Export BusinessFashion IndustryCultural Promotion

Key Events

1

Export Business Boost

2

International Brand Exposure

3

Business Expansion Plans

Timeline from 1 verified sources