Key insights and market outlook
Yusuf Saadudin, Direktur Utama Bank BJB (BJBR), meninggal dunia pada 14 November 2025 dalam usia 52 tahun. Beliau telah bergabung dengan bank tersebut sejak awal 2025, sebelumnya menjabat di berbagai posisi termasuk Kepala Divisi Kredit Konsumen dan Direktur Konsumen & Ritel. Kehilangan kepemimpinan Bank BJB ini signifikan karena Yusuf berperan penting dalam operasi perbankan konsumen bank tersebut.
Bank BJB, salah satu bank regional di Indonesia, kehilangan Direktur Utamanya, Yusuf Saadudin, yang meninggal dunia pada 14 November 2025 dalam usia 52 tahun. Berita ini mengejutkan komunitas perbankan karena Yusuf dikenal karena kontribusinya yang signifikan pada divisi perbankan konsumen bank tersebut.
Yusuf memiliki karir yang cemerlang di Bank BJB, dimulai dengan peran kunci di divisi kredit konsumen. Beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor dari 2019 hingga 2021, diikuti dengan kepemimpinan Divisi Kredit Konsumen dari 2021 hingga Juli 2024. Peran terbarunya sebagai Direktur Konsumen & Ritel dimulai pada 2024 hingga pengangkatannya sebagai Direktur Utama pada Maret 2025.
Lahir di Bandung, Jawa Barat pada 1973, Yusuf memiliki gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (1999) dan kemudian meraih gelar Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis dari institusi yang sama (2015). Latar belakang komprehensifnya di bidang keuangan dan hukum membekalinya dengan baik untuk perannya di Bank BJB.
Kehilangan mendadak Yusuf Saadudin merupakan pukulan signifikan bagi Bank BJB, terutama dalam operasi perbankan konsumennya. Sebagai Direktur Utama, beliau berperan penting dalam membentuk strategi kredit konsumen bank dan menjaga keunggulan kompetitifnya di sektor perbankan Jawa Barat. Kepemimpinan bank perlu menavigasi transisi ini dengan hati-hati untuk menjaga stabilitas dan kelangsungan operasinya.
CEO Passing
Banking Leadership Change