Bank Indonesia Integrates Licensing System with OSS for Faster Permitting
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bank Indonesia Integrasikan Sistem Perizinan dengan OSS untuk Perizinan Lebih Cepat

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia (BI) telah mengintegrasikan sistem Electronic Application and Licensing Service (EASE) dengan platform One Single Submission (OSS) Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM/Kemeninves). Integrasi ini memungkinkan verifikasi Nomor Induk Berusaha (NIB) secara real-time, sehingga mempercepat proses perizinan secara signifikan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BI untuk meningkatkan efisiensi dan kepastian dalam layanan mereka melalui transformasi digital dan kolaborasi dengan lembaga pemerintah lainnya.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Indonesia Tingkatkan Efisiensi Perizinan melalui Integrasi OSS

Menyederhanakan Proses Perizinan Usaha

Bank Indonesia (BI) telah berhasil mengintegrasikan sistem Electronic Application and Licensing Service (EASE) dengan platform One Single Submission (OSS) Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (Kemeninves). Integrasi strategis ini, yang diumumkan pada acara Central Banking Service Excellence Achievement (CBSEA) 2025, memungkinkan verifikasi Nomor Induk Berusaha (NIB) secara real-time, sehingga efektif mempercepat proses perizinan bagi dunia usaha.

Manfaat dan Implementasi Utama

Integrasi ini bertujuan untuk memperkuat efisiensi layanan bank sentral sekaligus meningkatkan kepastian berusaha. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menekankan komitmen bank untuk terus beradaptasi dengan teknologi digital guna menyediakan layanan yang lebih cepat, transparan, aman, dan relevan bagi masyarakat. Integrasi ini direncanakan akan diimplementasikan penuh melalui mekanisme Straight Through Processing, dengan rencana perluasan ke berbagai layanan perbankan sentral berbasis digital.

Upaya Kolaboratif dan Rencana Masa Depan

Integrasi ini merupakan hasil kerja sama antara BI dan Kemeninves, dengan Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal, Andi Maulana, menyoroti pentingnya keseragaman data sebagai dasar penyusunan kebijakan. Acara CBSEA 2025 menjadi platform apresiasi, refleksi, dan komunikasi strategis antara BI, kementerian/lembaga, industri perbankan, dan mitra kerja.

Implikasi yang Lebih Luas bagi Jasa Keuangan

Pengembangan ini merupakan bagian dari strategi BI yang lebih luas untuk meningkatkan konektivitas global dalam mendukung transaksi keuangan lintas negara dan mendorong kolaborasi antara lembaga keuangan dan pelaku industri. Bank sentral telah mencapai beberapa capaian penting sepanjang 2025, termasuk perbaikan pengelolaan dana negara, harmonisasi sistem dengan Kementerian Keuangan, dan peningkatan Business Continuity Management lintas institusi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Financial RegulationDigital TransformationGovernment Collaboration

Key Events

1

BI-OSS System Integration

2

CBSEA 2025 Event

3

Digital Licensing Implementation

Timeline from 1 verified sources