Bank Indonesia Introduces BI-FRN to Reform Benchmark Interest Rates
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Bank Indonesia Luncurkan BI-FRN untuk Reformasi Suku Bunga Acuan

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Indonesia akan menerbitkan Bank Indonesia Floating Rate Notes (BI-FRN) pada 17 November 2025, sebagai bagian dari upaya reformasi suku bunga acuan domestik. Langkah ini bertujuan mengembangkan pasar overnight index swap (OIS), yang saat ini masih belum berkembang di Indonesia. BI-FRN akan memiliki suku bunga mengambang berbasis Compounded INDONIA, tenor fleksibel 1-12 bulan, dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Indonesia Luncurkan BI-FRN untuk Meningkatkan Pasar Keuangan

Pengembangan Pasar Overnight Index Swap

Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan Bank Indonesia Floating Rate Notes (BI-FRN) pada 17 November 2025. Instrumen keuangan baru ini dirancang untuk mengembangkan pasar overnight index swap (OIS), yang saat ini masih belum berkembang di Indonesia. Pasar OIS memainkan peran penting dalam memberikan acuan bagi berbagai instrumen keuangan dan lindung nilai terhadap risiko suku bunga.

Fitur BI-FRN

BI-FRN akan memiliki beberapa fitur utama:

  • Suku bunga mengambang berbasis Compounded INDONIA
  • Tenor fleksibel antara 1 hingga 12 bulan
  • Dapat diperdagangkan di pasar sekunder
  • Dapat direpokan (repurchase agreement)
  • Tersedia untuk entitas non-bank melalui sub-registry
  • Penyelesaian delivery-versus-payment di sistem BI-SSSS/RTGS
  • Publikasi harga pasar sekunder oleh PHEI

Latar Belakang BI-FRN

Penerbitan BI-FRN merupakan bagian dari upaya BI untuk mereformasi suku bunga acuan domestik, beralih dari sistem berbasis kuotasi menuju sistem berbasis transaksi. Langkah ini sejalan dengan Blueprint Pengembangan Pasar Uang 2030. Pengembangan pasar OIS diharapkan dapat menciptakan kurva suku bunga yang lebih representatif dan meningkatkan efisiensi transmisi kebijakan moneter.

Dampak Pasar

Rata-rata transaksi harian di pasar uang telah tumbuh signifikan sejak implementasi Operation Market Rate-Oriented (OMRO) pada Mei 2024, mencapai Rp54,4 triliun. Namun, pasar OIS masih belum berkembang, dengan transaksi harian rata-rata hanya sekitar Rp60 miliar. Peluncuran BI-FRN diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan pasar OIS, menciptakan ekosistem keuangan yang lebih likuid dan efisien.

Opini Ahli

Josua Pardede, Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk (BNLI), meyakini bahwa BI-FRN akan menjadi katalis penting dalam reformasi suku bunga acuan domestik. Ia memperkirakan bahwa kombinasi BI-FRN dan mekanisme matchmaking OIS akan menciptakan ekosistem yang lebih likuid, meningkatkan penemuan harga, dan mempercepat pembentukan kurva imbal hasil berbasis pasar.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BNLI

Topics Covered

Financial Market DevelopmentMonetary Policy ReformInterest Rate Benchmarking

Key Events

1

Introduction of BI-FRN

2

OIS Market Development

3

Interest Rate Reform

Timeline from 1 verified sources