Key insights and market outlook
Bank Indonesia (BI) telah merevisi proyeksi Anggaran Tahunan 2025 menjadi surplus Rp68,66 triliun dari perkiraan awal defisit Rp26,71 triliun 2
Bank Indonesia telah merevisi proyeksi Anggaran Tahunan 2025 menjadi surplus Rp68,66 triliun, menandai perubahan signifikan dari rencana awal defisit Rp26,71 triliun 2
Surplus yang besar ini terutama disebabkan oleh keuntungan moneter dari intervensi valuta asing dan pengelolaan portofolio surat berharga, seperti yang dijelaskan oleh ekonom Yanuar Rizky dari Bright Institute 2
Untuk memberikan perspektif, surplus yang diproyeksikan BI sebesar Rp68,66 triliun sebanding dengan kinerja keuangan BUMN besar. Misalnya, PT Pertamina (Persero) mencatat laba bersih Rp49,54 triliun pada 2024, yang menghasilkan pembayaran pajak Rp10,9 triliun. Kontribusi pajak yang diharapkan dari surplus BI hanya sedikit lebih rendah, menyoroti peran penting bank sentral sebagai wajib pajak.
Pendapatan BI dihasilkan dari berbagai sumber termasuk pengelolaan aset valuta asing, kegiatan kelembagaan, dan layanan administrasi. Hingga September 2025, bank sentral telah mencatat pendapatan sebesar Rp50,5 triliun, dengan proyeksi bahwa angka ini akan naik menjadi Rp58,1 triliun pada akhir tahun 1
2025 Budget Surplus Projection
Significant Revenue Growth
Major Tax Contribution