Key insights and market outlook
Bank Indonesia (BI) mendesak Apple untuk mengaktifkan NFC di iPhone guna mendukung transaksi QRIS Tap pada 2026. Saat ini, QRIS Tap hanya tersedia di perangkat Android. BI berencana memperluas penggunaan QRIS Tap di berbagai platform untuk meningkatkan adopsi pembayaran digital di Indonesia. Fitur ini telah mengalami pertumbuhan eksponensial sejak diluncurkan pada Oktober 2025, dengan 508.000 transaksi tercatat dalam bulan pertama.
Bank Indonesia (BI) secara aktif mendorong Apple untuk mengaktifkan Near Field Communication (NFC) di iPhone guna mendukung penggunaan QRIS Tap, fitur pembayaran digital yang diluncurkan pada Oktober 2025. Saat ini, QRIS Tap hanya kompatibel dengan perangkat Android, sehingga membatasi aksesibilitasnya bagi pengguna iOS.
Sejak diperkenalkan di Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI), QRIS Tap telah menunjukkan pertumbuhan eksponensial, mencatat 508.000 transaksi dalam bulan pertama. Fitur ini telah diadopsi di 14 provinsi untuk pembayaran transportasi publik, termasuk KRL, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta. Hingga Desember 2025, QRIS telah digunakan oleh 59 juta pengguna dan 42 juta merchant, dengan 90% di antaranya adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
BI telah menetapkan target ambisius untuk QRIS di tahun 2026, yakni mencapai 17 miliar transaksi, memperluas adopsi QRIS ke 8 negara, menjangkau 45 juta merchant, dan melayani 60 juta pengguna. Upaya BI untuk mengaktifkan QRIS Tap di perangkat iOS merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk meningkatkan infrastruktur pembayaran digital di Indonesia.
QRIS Tap Launch
Digital Payment Expansion Plans