Bank Jatim Increases Stake in Bank Lampung to 5.42% After Rp100 Billion Capital Injection
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 23
Sources1 verified

Bank Jatim Tingkatkan Kepemilikan Saham di Bank Lampung Jadi 5,42% Usai Injeksi Modal Rp100 Miliar

Tim Editorial AnalisaHub·23 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Injeksi modal Rp100 miliar meningkatkan kepemilikan Bank Jatim menjadi 5,42% 1

. Laba bersih Bank Jatim tumbuh 23,51% menjadi Rp1,148 triliun pada Q3 2025, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar 28,36%.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Jatim Tingkatkan Kepemilikan Saham di Bank Lampung Usai Injeksi Modal

Detail Akuisisi

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), atau Bank Jatim, resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK menyetujui status Bank Jatim sebagai pemegang saham pengendali dan pemerintah provinsi Jawa Timur sebagai ultimate shareholder melalui transaksi penyertaan modal senilai Rp100 miliar 1

.

Dampak Keuangan

Transaksi penyertaan modal ini mencakup agio saham sebesar Rp25,37 miliar dengan 2.537.684 saham dalam bentuk setoran modal. Sisa Rp74,62 miliar dicatat sebagai agio saham. Hasilnya, kepemilikan Bank Jatim di Bank Lampung meningkat menjadi 5,42% dan dicatat dalam administrasi pengawasan OJK.

Sorotan Kinerja Keuangan

Bank Jatim melaporkan pertumbuhan laba bersih 23,51% menjadi Rp1,148 triliun untuk sembilan bulan hingga September 2025. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar 28,36% menjadi Rp7,42 triliun, dibandingkan Rp5,78 triliun pada Q3 2024. Meskipun beban bunga naik 26,52% menjadi Rp2,32 triliun, pendapatan bunga bersih bank tumbuh 29,25% menjadi Rp5,1 triliun.

Kualitas Aset dan Pertumbuhan Kredit

Bank ini mengalami peningkatan kerugian penurunan nilai sebesar 80,64% menjadi Rp1,245 triliun, total kredit yang disalurkan Bank Jatim tumbuh 29,02% tahun-ke-tahun menjadi Rp80,25 triliun per September 2025. Cadangan kerugian penurunan nilai naik 66,28% menjadi Rp2,7 triliun seiring pertumbuhan kredit.

Implikasi Strategis

Akuisisi ini memperkuat posisi Bank Jatim dalam perbankan regional sekaligus menunjukkan komitmen bank terhadap ekspansi melalui investasi strategis. Peningkatan kepemilikan saham di Bank Lampung sejalan dengan strategi pertumbuhan Bank Jatim di sektor perbankan Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BJTM

Topics Covered

Banking AcquisitionCapital InjectionRegional Bank Expansion

Key Events

1

Capital Injection in Bank Lampung

2

Bank Jatim Acquisition

Timeline from 1 verified sources