Bank Jatim Injects Rp200 Billion into Bank Lampung and Bank Sultra as Part of KUB Formation
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Bank Jatim Suntik Rp200 Miliar ke Bank Lampung dan Bank Sultra dalam Rangka Pembentukan KUB

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) menyuntikkan modal masing-masing Rp100 miliar ke Bank Lampung dan Bank Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) sebagai bagian dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB). Penyertaan modal yang totalnya Rp200 miliar ini mengikuti investasi sebelumnya di Bank NTT dan Bank NTB Syariah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi konsolidasi di bawah regulasi OJK, dengan Bank Jatim juga melakukan pembelian saham Bank Banten senilai Rp742,82 juta untuk memperkuat struktur KUB.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Jatim Suntik Rp200 Miliar ke Bank Regional untuk Perkuat KUB

Penyertaan Modal untuk Bank Lampung dan Bank Sultra

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), atau Bank Jatim, telah melakukan penyertaan modal signifikan ke dua bank regional: Bank Lampung dan Bank Sulawesi Tenggara (Bank Sultra). Perusahaan mengumumkan telah menginvestasikan masing-masing Rp100 miliar di kedua bank tersebut, sehingga totalnya mencapai Rp200 miliar. Langkah ini merupakan bagian dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Strategi Konsolidasi di Bawah Regulasi OJK

Penyertaan modal dilakukan pada 10 dan 11 November 2025 masing-masing untuk Bank Sultra dan Bank Lampung. Langkah strategis ini sejalan dengan POJK No.12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank. Investasi ini akan memperkuat basis modal kedua bank dan menghasilkan pelaporan keuangan konsolidasi untuk Bank Jatim. Transaksi ini telah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham sebelumnya (RUPST 2023 untuk Bank Lampung dan RUPSLB 2024 untuk Bank Sultra) dan telah mendapatkan persetujuan regulasi dari OJK.

Strategi Pembentukan KUB yang Lebih Luas

Penyertaan modal ini mengikuti investasi sebelumnya oleh Bank Jatim di bank regional lain. Pada 30 September 2025, Bank Jatim menginvestasikan Rp100 miliar di Bank NTT, dan pada 15 Agustus 2024, jumlah yang sama diinvestasikan di Bank NTB Syariah. Selain itu, pada 5 November 2025, Bank Jatim membeli saham Bank Banten senilai Rp742,82 juta melalui pasar sekunder, dengan mengakuisisi 27.511.900 saham pada harga Rp27 per lembar. Pembelian ini juga merupakan bagian dari strategi pembentukan KUB.

Rencana dan Implikasi Masa Depan

Pembentukan KUB ini diharapkan dapat meningkatkan stabilitas dan daya saing bank-bank yang berpartisipasi. Bank Banten dijadwalkan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 November 2025, dengan agenda termasuk persetujuan Bank Jatim sebagai Pemegang Saham Pengendali dan perusahaan induk KUB. Konsolidasi ini diharapkan menciptakan grup perbankan yang lebih kuat dalam lanskap perbankan regional Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BJTMBEKS

Topics Covered

Banking ConsolidationRegional Bank InvestmentFinancial Sector Reform

Key Events

1

Capital Injection into Regional Banks

2

KUB Formation Progress

3

Strategic Investment in Bank Banten

Timeline from 1 verified sources