Key insights and market outlook
Bank Mandiri menggelar acara sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Tangerang, memperkuat komitmennya terhadap Program 3 Juta Rumah pemerintah dalam RPJMN 2025-2029. Acara ini, yang dihadiri lebih dari 875 peserta dari sektor perumahan, bertujuan mempromosikan KPP sebagai solusi pembiayaan bagi pengembang perumahan, kontraktor, dan pembeli rumah individu. KPP dirancang sebagai kredit modal kerja atau investasi untuk bisnis dan individu terkait perumahan, dengan plafon pinjaman mulai dari Rp1 miliar untuk usaha mikro hingga Rp10 miliar untuk usaha menengah.
Bank Mandiri telah menegaskan kembali komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah Indonesia dalam mempercepat pembangunan perumahan nasional melalui Program 3 Juta Rumah yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029. Komitmen ini diwujudkan melalui acara sosialisasi KPP yang digelar di Tangerang, yang dihadiri oleh lebih dari 875 peserta dari industri perumahan. Acara ini mempertemukan lebih dari 315 pelaku usaha dari sisi penyediaan, termasuk pengembang, kontraktor, dan pemasok bahan bangunan, serta lebih dari 260 usaha mikro dari sisi permintaan yang merupakan calon pengguna pembiayaan KPP.
Program KPP, yang diatur dalam Permenko No. 13/2025 dan Permen PKP No. 13/2025, berfungsi sebagai kredit modal kerja atau investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha dan individu di sektor perumahan. Program ini dirancang untuk inklusif, melayani berbagai segmen pasar perumahan:
Pembiayaan ini tersedia untuk berbagai aktivitas terkait perumahan, termasuk membeli, membangun, atau merenovasi rumah yang juga berfungsi sebagai tempat usaha.
Untuk memenuhi syarat KPP, pemohon harus memenuhi kriteria tertentu, termasuk menjadi WNI atau badan hukum Indonesia, memiliki usaha produktif yang beroperasi minimal enam bulan, memiliki NPWP dan NIB, serta tidak memiliki riwayat kredit negatif. Pemohon tidak boleh sedang menerima KUR atau pembiayaan KPP lain, meskipun dapat memiliki pinjaman komersial jika statusnya lancar. Agunan utama KPP adalah objek yang dibiayai, dengan kemungkinan agunan tambahan sesuai ketentuan pemberi kredit.
Henry Panjaitan, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, menekankan bahwa dukungan bank terhadap penyaluran KPP merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat sektor perumahan secara inklusif dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya mendukung pelaku konstruksi dan pengembang, tetapi juga memberdayakan UMKM di berbagai wilayah. Dengan berkolaborasi erat dengan pemerintah, Bank Mandiri bertujuan memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat daya saing nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Acara sosialisasi KPP di Tangerang menandai langkah signifikan dalam upaya berkelanjutan Bank Mandiri untuk mendukung program perumahan ambisius pemerintah. Dengan menyediakan solusi pembiayaan yang tepat sasaran dan menumbuhkan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan di sektor perumahan, Bank Mandiri memainkan peran penting dalam memajukan tujuan pembangunan perumahan Indonesia.
KPP Socialization Event
Housing Finance Program Launch