Key insights and market outlook
Bank Mandiri memperkuat komitmennya terhadap transisi hijau Indonesia dengan meningkatkan kapabilitas pembiayaan energi terbarukan. Portofolio pembiayaan berkelanjutan bank mencapai Rp310,05 triliun pada Kuartal III 2025, dengan Rp159 triliun pembiayaan hijau, mewakili lebih dari 35% pangsa pasar di antara bank nasional besar. Area pertumbuhan utama meliputi produk eco-efficient (Rp13,2 triliun, +40% YoY), energi terbarukan (+29% YoY), dan transportasi bersih (+35% YoY).
Bank Mandiri memperkuat komitmennya terhadap transisi hijau Indonesia melalui peningkatan pembiayaan energi terbarukan. Senior Vice President Environmental, Social and Governance Bank Mandiri, Monica Yoanita Octavia, menekankan bahwa arah pembiayaan Mandiri tetap selaras dengan kebijakan pemerintah dan prioritas strategis nasional. Bank melihat target transisi energi sebagai mandat bersama, secara konsisten mengikuti roadmap pemerintah termasuk Program Strategis Nasional (PSN) dan rencana transisi energi dalam RUPTL dan RUKN.
Pendekatan bank melampaui proyek tingkat korporasi untuk memperkuat seluruh ekosistem energi terbarukan. Ini termasuk pembiayaan untuk peserta rantai pasok dan mendukung berbagai proyek energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga air, surya, mini hidro, biomassa, dan panas bumi. Selain itu, Mandiri mendukung sektor manufaktur untuk panel surya dan fasilitas pengolahan biodiesel, menciptakan ekosistem komprehensif untuk pengembangan energi berkelanjutan.
Portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp310,05 triliun pada Kuartal III 2025, mewakili pertumbuhan 8,7% YoY. Komponen pembiayaan hijau mencapai Rp159 triliun, menandai peningkatan 12% YoY. Ini memposisikan Mandiri sebagai pemimpin keberlanjutan di sektor keuangan Indonesia, dengan portofolio pembiayaan hijau mencakup lebih dari 35% pangsa pasar di antara empat bank nasional terbesar.
Pertumbuhan portofolio hijau Mandiri didorong oleh beberapa sektor kunci:
Perkembangan ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung transisi ekonomi rendah karbon Indonesia sambil mempertahankan portofolio keuangan berkelanjutan yang kuat dan berkembang.
Renewable Energy Financing Growth
Sustainable Portfolio Expansion
Green Financing Milestone