Bank Mandiri Disburses Rp40.99 Trillion in KUR Loans by End of 2025, Focuses on Production Sector
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 9
Sources1 verified

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp40,99 Triliun hingga Akhir 2025, Fokus Sektor Produksi

Tim Editorial AnalisaHub·9 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Mandiri telah menyalurkan Rp40,99 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 355.658 UMKM di seluruh Indonesia pada tahun 2025, mendukung inisiatif pemerintah 'Ekonomi Kerakyatan'. Bank ini menjaga NPL di bawah 1% sambil fokus pada sektor produksi (61,54% dari total KUR). Sektor pertanian menerima Rp12,75 triliun (31,23%), diikuti jasa produksi (Rp8,76 triliun) dan industri pengolahan (Rp3,03 triliun). Penyaluran ini sejalan dengan agenda pembangunan ekonomi Presiden Prabowo.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Mandiri Percepat Pertumbuhan UMKM Melalui Penyaluran KUR

Dukungan Strategis untuk Ekonomi Kerakyatan

Bank Mandiri telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung 'Ekonomi Kerakyatan' Indonesia dengan menyalurkan Rp40,99 triliun Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2025. Injeksi keuangan yang signifikan ini menjangkau 355.658 UMKM di seluruh Indonesia, memperkuat peran bank sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penyaluran ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Fokus Sektor dan Kualitas Portofolio

Penyaluran KUR Bank Mandiri menunjukkan fokus pada sektor produksi, yang mencapai 61,54% dari total pinjaman, senilai Rp25,13 triliun. Sektor pertanian menjadi penerima utama dengan Rp12,75 triliun (31,23% dari total KUR), diikuti jasa produksi Rp8,76 triliun (21,45%), dan industri pengolahan Rp3,03 triliun (7,43%). Distribusi sektoral ini menggarisbawahi komitmen Bank Mandiri dalam mendukung area kunci yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan pangan.

Manajemen Portofolio yang Berkualitas

Meski melakukan penyaluran yang signifikan, Bank Mandiri menjaga rasio NPL di bawah 1%, menunjukkan manajemen risiko yang efektif dalam portofolio KUR-nya. Bank mencapai ini melalui pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem, mengintegrasikan pembiayaan UMKM dengan nasabah wholesale-nya, terutama di sektor produksi unggulan di berbagai daerah. Strategi closed-loop ini mengoptimalkan sinergi antara nasabah korporat besar, UMKM, dan mitra bisnis dalam rantai nilai yang sama, meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Infrastruktur Digital dan Inklusi Keuangan

Bank Mandiri melengkapi program KUR-nya dengan infrastruktur layanan keuangan yang komprehensif. Jaringan Mandiri Agen, bagian dari inisiatif Laku Pandai, menjadi titik sentuh penting untuk transaksi harian dan pembayaran pinjaman bagi nasabah UMKM. Selain itu, bank memberikan program edukasi keuangan dan literasi digital untuk memberdayakan pelaku UMKM, mendorong praktik manajemen keuangan yang inklusif dan modern.

Outlook Masa Depan 2026

Bank Mandiri siap melanjutkan dukungannya yang kuat untuk program KUR pemerintah di tahun 2026. Bank berencana memanfaatkan pendekatan ekosistem terintegrasi, menggunakan sinergi dalam Grup Mandiri untuk meningkatkan efektivitas penyaluran KUR. Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengungkapkan keyakinannya bahwa program ini tidak hanya berkontribusi pada kinerja bank, tetapi juga berperan vital dalam memperkuat ekonomi nasional melalui pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
15 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRI

Topics Covered

UMKM FinancingKUR DisbursementProduction Sector Support

Key Events

1

KUR Disbursement

2

UMKM Financing Growth

3

Production Sector Focus

Timeline from 1 verified sources