Key insights and market outlook
Bank Mandiri telah memperluas program Mandiri Sahabatku ke Ansan, Korea Selatan, memberikan literasi keuangan, pendidikan investasi, dan peluang usaha kepada 183 Pekerja Migran Indonesia. Program ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo, yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi keluarga. Peserta mendapatkan pelatihan tentang pengelolaan keuangan pribadi, investasi saham, dan peluang usaha di sektor perikanan.
Bank Mandiri telah meluncurkan program Mandiri Sahabatku di Ansan, Korea Selatan, menandai langkah signifikan dalam memberdayakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui pendidikan keuangan komprehensif dan inisiatif pemberdayaan. Program yang diikuti oleh 183 peserta dari berbagai daerah termasuk Indramayu, Cilacap, Ponorogo, Malang, dan Lampung yang sebagian besar bekerja di sektor manufaktur, ini menegaskan komitmen Mandiri untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Acara ini menampilkan berbagai sesi pelatihan yang berfokus pada aspek berbeda dari manajemen keuangan dan pengembangan bisnis:
Program Mandiri Sahabatku selaras erat dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM, memberdayakan UMKM, dan memperkuat ekonomi keluarga. Dengan membekali PMI dengan keterampilan perencanaan keuangan, pengetahuan investasi, dan peluang usaha, program ini menciptakan dampak berkelanjutan yang melampaui masa tinggal mereka di luar negeri.
Sebagai bagian dari transformasi digital berkelanjutan Bank Mandiri, program Mandiri Sahabatku kini terintegrasi dengan layanan Livin' Around The World (LATW), memungkinkan pekerja migran Indonesia mengakses layanan perbankan digital dengan mudah. Melalui aplikasi Livin' by Mandiri, peserta dapat membuka rekening menggunakan SIM lokal, melakukan transaksi lintas negara, dan memulai investasi dengan aman.
Sejak diluncurkan pada 2011, Mandiri Sahabatku telah menjangkau lebih dari 21.000 peserta di berbagai negara termasuk Arab Saudi, UEA, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Program ini terus mendukung inklusi keuangan, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan mempromosikan prinsip ESG dan pencapaian SDGs. Dengan memberikan pendidikan keuangan langsung dan pemberdayaan ekonomi jangka panjang, Mandiri Sahabatku menciptakan dampak abadi bagi pekerja migran yang kembali dan keluarga mereka.
Mandiri Sahabatku Program Expansion
Financial Literacy Workshop for PMI