Key insights and market outlook
Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan kredit 13,1% YoY menjadi Rp1.452 triliun hingga akhir November 2025, melampaui rata-rata industri. Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak 15,9% YoY menjadi Rp1.584 triliun, mendukung likuiditas yang kuat. Kualitas aset bank tetap solid dengan rasio NPL 0,99% dan coverage ratio sekitar 260%. Total aset mencapai Rp2.120 triliun, tumbuh 14,6% YoY. Kinerja bank yang solid mencerminkan strategi pertumbuhan dan manajemen risiko yang efektif.
Bank Mandiri menunjukkan kinerja keuangan yang kuat hingga November 2025, dengan penyaluran kredit tumbuh 13,1% YoY menjadi Rp1.452 triliun. Pertumbuhan ini melampaui rata-rata industri, mencerminkan strategi ekspansi bank yang efektif. Pertumbuhan kredit didukung oleh peningkatan signifikan dalam Dana Pihak Ketiga (DPK), yang melonjak 15,9% YoY menjadi Rp1.584 triliun. Posisi likuiditas yang kuat ini memberikan fondasi yang solid untuk aktivitas perkreditan yang berkelanjutan.
Kualitas aset bank tetap kokoh, dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 0,99% per November 2025. Rasio NPL yang rendah ini, ditambah dengan coverage ratio sekitar 260%, menunjukkan praktik manajemen risiko yang kuat dan pencadangan yang memadai. Pendekatan proaktif bank dalam manajemen kualitas aset telah menghasilkan penurunan 36% YoY dalam biaya pencadangan, lebih memperkuat ketahanan keuangan bank.
Total aset Bank Mandiri mencapai Rp2.120 triliun hingga akhir November 2025, mewakili pertumbuhan 14,6% YoY. Ekspansi ini menggarisbawahi posisi pasar yang kuat dan strategi bisnis yang efektif. Direktur Finance and Strategy, Novita Widya Anggraini, menekankan komitmen bank untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan penguatan fundamental. Bank tetap fokus pada kinerja jangka panjang yang berkelanjutan sambil mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Melihat ke depan, Bank Mandiri optimis dapat mempertahankan kinerjanya yang solid hingga akhir tahun dan seterusnya. Bank menargetkan pertumbuhan dua digit pada kredit dan dana pihak ketiga sambil menjaga kualitas aset yang tinggi. Area fokus utama termasuk memperkuat kapabilitas digital, meningkatkan manajemen likuiditas, dan menjaga kecukupan modal yang kuat. Dengan fondasi yang kuat dan arah strategis yang jelas, Bank Mandiri siap menghadapi dinamika pasar dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.
Strong Credit Growth
Robust Liquidity Position
Improved Asset Quality