Bank Mandiri Predicts BI to Maintain Interest Rates in December 2025 Amid Rupiah Pressure
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bank Mandiri Prediksi BI Pertahankan Suku Bunga di Desember 2025 di Tengah Tekanan Rupiah

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Tim ekonomi Bank Mandiri memproyeksikan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada rapat Dewan Gubernur Desember 2025 karena tekanan terhadap Rupiah yang masih tinggi. Bank sentral diprediksi akan mengambil langkah konservatif di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan volatilitas Fed Funds Rate. Bank Mandiri memprediksi potensi penurunan suku bunga di 2026 seiring meredanya tekanan eksternal dan terjaganya stabilitas domestik.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Mandiri Prediksi Suku Bunga Stabil di Desember 2025 di Tengah Tekanan Mata Uang

Rasional Ekonomi di Balik Keputusan BI

Tim riset ekonomi Bank Mandiri memprediksi bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate saat ini di 4,75% pada rapat Dewan Gubernur Desember 2025. Prediksi ini terutama didorong oleh tekanan yang masih tinggi terhadap Rupiah. Tim ekonomi yang dipimpin oleh Dian Ayu Yustina, Kepala Departemen Riset Makroekonomi, menekankan bahwa fokus bank sentral saat ini seimbang antara mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas mata uang.

Faktor Global yang Mempengaruhi Kebijakan Moneter BI

Analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat probabilitas 90% penurunan Fed Funds Rate, dampaknya terhadap Rupiah masih belum pasti. Dian Ayu mencatat bahwa volatilitas tinggi di pasar valuta asing kemungkinan akan mendorong bank sentral untuk mengambil langkah konservatif hingga akhir 2025. Akibatnya, potensi penurunan suku bunga kini diperkirakan baru akan terjadi di 2026.

Outlook Kebijakan Moneter untuk 2026

Bank Mandiri memproyeksikan bahwa dua potensi penurunan suku bunga mungkin terjadi di 2026 seiring dengan meredanya tekanan eksternal dan terjaganya stabilitas domestik. Perkiraan ini didukung oleh pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo bahwa meskipun ada ruang untuk pelonggaran moneter, waktu dan besarannya akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi global dan domestik. Warjiyo menekankan bahwa BI akan terus mengadopsi pendekatan berbasis data dalam pengambilan keputusan kebijakan moneter.

Tantangan dalam Efektivitas Transmisi Moneter

Gubernur BI juga menyoroti bahwa meskipun telah dilakukan pemangkasan suku bunga sebesar 125 basis poin di 2025, suku bunga perbankan belum turun secepat yang diinginkan. Hal ini menyebabkan fokus pada peningkatan efektivitas transmisi kebijakan moneter sekaligus menjaga stabilitas mata uang dalam jangka pendek. Bank sentral terus memantau indikator ekonomi domestik dan internasional dengan saksama.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRI

Topics Covered

Monetary PolicyInterest RatesCurrency Stability

Key Events

1

BI Rate Decision

2

Monetary Policy Outlook

3

Currency Pressure

Timeline from 1 verified sources