Bank Mandiri Sees Domestic Consumption Supporting Economic Growth in Early 2026
Back
Back
6
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 15
Sources1 verified

Bank Mandiri Optimistis Konsumsi Domestik Dukung Pertumbuhan Ekonomi Awal 2026

Tim Editorial AnalisaHub·15 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Mandiri tetap optimistis bahwa konsumsi domestik akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di awal 2026, didukung oleh inflasi yang stabil dan peningkatan daya beli masyarakat. Ekonom Utama Bank Mandiri, Andry Asmoro, menyatakan bahwa konsumsi telah kuat sejak periode Natal dan Tahun Baru dan diperkirakan berlanjut ke Q1 2026, didukung stimulus pemerintah dan faktor musiman seperti Ramadan dan Idul Fitri. Inflasi tetap dalam rentang target pada 2,92% YoY di Desember 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Mandiri Optimistis Konsumsi Domestik Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Prospek Positif Awal 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tetap optimistis bahwa konsumsi domestik akan terus menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di awal 2026. Ekonom Utama Bank Mandiri, Andry Asmoro, menekankan bahwa konsumsi telah menunjukkan kekuatan signifikan sejak periode Natal dan Tahun Baru, didukung oleh inflasi yang stabil dan peningkatan daya beli masyarakat.

Tren Inflasi dan Konsumsi

Tren konsumsi positif ini didukung oleh tingkat inflasi Indonesia yang tetap dalam rentang target pemerintah 1,5% hingga 3,5% di 2025. Pada Desember 2025, tingkat inflasi nasional tercatat sebesar 2,92% year-on-year (YoY), menunjukkan kondisi harga yang stabil di tengah aktivitas ekonomi yang terus berjalan. Secara bulanan, inflasi Desember 2025 tercatat sebesar 0,64%, sedikit lebih tinggi dari bulan sebelumnya karena meningkatnya permintaan selama liburan.

Faktor Pendukung Konsumsi

Beberapa faktor yang berkontribusi pada pertumbuhan konsumsi yang kuat:

  1. Langkah stimulus pemerintah yang diterapkan pada akhir 2025
  2. Faktor musiman termasuk Ramadan dan Idul Fitri di Q1 2026
  3. Peningkatan daya beli masyarakat yang tercermin dalam Mandiri Spending Index (MSI) yang tumbuh 17% month-on-month di Desember 2025
  4. Inflasi inti yang stabil pada 0,20% MoM, menunjukkan permintaan domestik yang berkelanjutan

Kinerja Bank Mandiri

Prospek ekonomi positif ini sejalan dengan kinerja keuangan Bank Mandiri yang solid. Hingga akhir November 2025, penyaluran kredit bank tumbuh sebesar 13,1% year-on-year menjadi Rp1.452 triliun. Pertumbuhan kredit yang kuat ini didukung oleh pengelolaan likuiditas yang efektif dan kualitas aset yang stabil, memperkuat peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi nasional.

Outlook 2026

Memasuki 2026, Bank Mandiri memperkirakan inflasi akan tetap dalam rentang yang terkendali, didukung oleh kondisi pasokan pangan yang kondusif. Stabilitas ini kemungkinan akan memberikan ruang bagi pertumbuhan konsumsi yang berkelanjutan, mempertahankan permintaan domestik sebagai pendorong utama ekspansi ekonomi nasional.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 day ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRI

Topics Covered

Domestic ConsumptionEconomic GrowthInflation Trends

Key Events

1

Strong Domestic Consumption Growth

2

Stable Inflation Rate

3

Credit Disbursement Growth

Timeline from 1 verified sources