Key insights and market outlook
Penyaluran kredit korporasi Bank Mandiri mencapai Rp557 triliun pada September 2025, tumbuh 12% year-on-year. Pertumbuhan ini terutama didukung oleh sektor pertambangan (Rp86 triliun), perkebunan (Rp69 triliun), dan infrastruktur (Rp45 triliun). Kredit investasi melonjak 42% YoY menjadi lebih dari Rp254 triliun, menandai peran bank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. CASA korporasi mempertahankan posisi kuat pada 81% dari total simpanan korporasi.
Penyaluran kredit korporasi Bank Mandiri mencapai Rp557 triliun pada September 2025, mewakili pertumbuhan 12% year-on-year dan mencakup 32% dari total portofolio kredit bank. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh tiga sektor utama:
Sektor-sektor ini dianggap krusial dalam memperkuat struktur industri nasional dan menjaga momentum investasi. Pertumbuhan kuat kredit korporasi disertai dengan peningkatan signifikan kredit investasi sebesar 42% YoY menjadi lebih dari Rp254 triliun pada September 2025. Pertumbuhan pembiayaan jangka panjang ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi nasional melalui solusi pembiayaan jangka panjang.
Segmen perbankan korporasi bank menunjukkan kinerja keuangan yang kuat di berbagai metrik:
Platform transaksi digital Bank Mandiri, Kopra by Mandiri, menunjukkan pertumbuhan signifikan:
Kinerja perbankan korporasi yang kuat berkontribusi signifikan terhadap hasil keuangan Bank Mandiri secara keseluruhan:
Kinerja bank melampaui tingkat pertumbuhan industri, dengan pertumbuhan pinjaman korporasi melebihi pertumbuhan kredit industri perbankan nasional sebesar 7,70% YoY. Performa superior ini menunjukkan kemampuan intermediasi Bank Mandiri yang efektif dalam memperluas pembiayaan produktif dan menciptakan nilai ekonomi.
Corporate Credit Growth
Investment Loan Surge
Digital Platform Expansion