Bank Mandiri's Corporate Credit Reaches Rp557 Trillion, Contributes 32% to Total Loans
Back
Back
7
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Kredit Korporasi Bank Mandiri Capai Rp557 Triliun, Sumbang 32% dari Total Pinjaman

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan kredit korporasi sebesar Rp557 triliun pada September 2025, tumbuh 12% tahun-ke-tahun dan berkontribusi 32% terhadap total pinjaman. Segmen korporasi tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan bank, didukung oleh pembiayaan pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur. Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp38,11 triliun kepada 329.012 pelaku UMKM hingga Oktober 2025, mencapai 92,96% dari target tahunan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kredit Korporasi Bank Mandiri Meningkat ke Rp557 Triliun

Pertumbuhan Kuat di Segmen Korporasi

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melaporkan pertumbuhan signifikan pada portofolio kredit korporasinya, mencapai Rp557 triliun pada September 2025. Ini mewakili peningkatan 12% tahun-ke-tahun dan menyumbang 32% dari total pinjaman bank. Kinerja kuat ini terutama didorong oleh tiga sektor utama: pembiayaan pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur.

Perincian Sektor

Eksposur kredit korporasi bank meliputi:

  • Sektor pertambangan: Portofolio Rp86 triliun
  • Sektor perkebunan: Portofolio Rp69 triliun
  • Pembiayaan infrastruktur: Rp45 triliun untuk infrastruktur jalan

Sektor-sektor ini tetap krusial bagi struktur industri dan pembangunan ekonomi Indonesia. Segmen korporasi terus menjadi mesin pertumbuhan utama Bank Mandiri, menunjukkan fokus strategis bank pada klien korporasi besar.

Pembiayaan Investasi dan Modal Kerja

Bank Mandiri mencatat percepatan signifikan pada kredit investasi, dengan portofolio melonjak 42% tahun-ke-tahun menjadi lebih dari Rp254 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan permintaan kuat akan pembiayaan jangka panjang dari klien korporasi. Kemampuan bank untuk menyediakan pinjaman investasi besar memposisikannya sebagai pemain kunci dalam mendukung proyek pembangunan ekonomi Indonesia.

Pertumbuhan Dana dan Kualitas Aset

Dana segmen korporasi bank mencapai Rp324 triliun, dengan 81% disimpan dalam rekening CASA yang berbiaya rendah. Struktur pendanaan yang menguntungkan ini membantu menjaga margin bunga bersih bank. Kualitas aset tetap kuat, dengan rasio NPL korporasi stabil di 0,38% dan biaya kredit di 0,07%.

Dukungan UMKM melalui Program KUR

Bank Mandiri secara aktif mendukung UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Oktober 2025, bank telah menyalurkan Rp38,11 triliun kepada 329.012 UMKM, mencapai 92,96% dari target tahunan Rp41 triliun. Penyaluran didominasi oleh sektor produktif, dengan 61,47% dialokasikan untuk aktivitas produksi.

Sorotan Penyaluran KUR

  • Total KUR disalurkan: Rp38,11 triliun
  • Jumlah penerima manfaat: 329.012 UMKM
  • Persentase target tahunan tercapai: 92,96%
  • Sektor dominan: Pertanian (31,31%), Jasa produksi (21,34%), Industri pengolahan (7,41%)

Kinerja Keuangan

Pertumbuhan pinjaman yang kuat berkontribusi pada kinerja keuangan bank secara keseluruhan. Hingga akhir September 2025, Bank Mandiri melaporkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp37,7 triliun dan total aset konsolidasi Rp2.563 triliun, mewakili peningkatan 10,3% tahun-ke-tahun. Kemampuan bank untuk menjaga kualitas aset sambil memperluas kredit menunjukkan praktik manajemen risiko yang kuat.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRI

Topics Covered

Corporate BankingCredit GrowthMSME FinancingBanking Performance

Key Events

1

Corporate Credit Growth

2

KUR Distribution

3

Investment Loan Surge

Timeline from 1 verified sources